Baru Selesai Dibangun, Begini Kondisi Hasil Rabat Beton di Desa Waruwetan

Baru Selesai Dibangun, Begini Kondisi Hasil Rabat Beton di Desa Waruwetan

CYBER88 | Lamongan -- Warga di Desa Waruwetan Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan merasa heran lantaran melihat kondisi jalan yang baru selesai dibangun sudah banyak yang mengelupas dan retak di beberapa titik. 

Mereka pun mempertanyakan apakah pembangunan rabat beton itu asal jadi?

Menurut keterangan salah satu warga, pembangunan rabat beton di jalan tersebut menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Kepada Pemerintah Desa (BKKPD) sebesar Rp. 100juta dan pembangunannya selesai sekitar 1 minggu lalu.

Sebagai warga sekaligus pengguna jalan, ia mengaku awalnya merasa gembira karena bisa menikmati jalan yang sebelumnya rusak menjadi bagus. Namun, setelah selesai dikerjakan jalan tersebut kondisinya seperti itu.

"Baru selesai dikerjakan 1 minggu mas, ini masuk wilayah Desa Waruwetan."katanya singkat di lokasi pembangunan, Selasa (6/6). 

Kusmadi, TPK Desa Waruwetan Ketika dikonfirmasi membenarkan kalau jalan tersbut memang baru selesai dikerjakan sekitar 2 mingguan.

Herannya, soal papan infomasi proyek, Kusmadi menyebutkan bahwa yang membuatnya dari pihak Kecamatan.

"Itu papan informasinya belum jadi mas. Kan dari kecamatan yang membuat bannernya, ya pembangunan itu baru sekitar 2 mingguan selesai dikerjakan." Kata Kusmadi di Kantor Desa setempat, Rabu, (7/6).

Perangkat Desa lainnya juga menjelaskan bahwa itu berasal dari dana BKKPD.

"Itu dari dana BKKPD Anggarannya Rp.100 juta. Panjangnya 216 M, Lebarnya 2 M, tebal 10cm. 

Ya kemarin memang nggak rata untuk tebal pengecorannya. Sebab, cuaca yang tidak mendukung makanya bisa retak, jadi, ketika habis di cor besoknya langsung mulai retak." kata perangkat lainnya.

Sementarta itu, Kepala Desa Waruwetan ketika dikonfirmasi terkait pembangunan rabat beton tersebut malah memblokir WhatsApp wartawan. Hingga artikel ini diterbitkan kepala desa belum bisa dihubungi. (Dan)

Komentar Via Facebook :