Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023 Desa Jatinagara Ciamis Senilai Ratusan Juta Jadi Sorotan 

Anggaran Ketahanan Pangan Tahun 2023 Desa Jatinagara Ciamis Senilai Ratusan Juta Jadi Sorotan 

Ilustrasi

CYBER88 | Ciamis, -- Anggaran Ketahanan Pangan dan hewani dari dana desa tahun 2023 sebesar 202.500.0000 di Desa Jatinagara Kecamatan Jatinagara Kabupaten Ciamis menjadi sorotan. 

Pasalnya, anggaran yang diperuntukan untuk 33 ekor kambing dan 8 ekor sapi tersebut, dinilai kurang tepat sasaran dan tidak efektif. Tak hanya itu, program tersebut disinyalir dikelola oleh orang orang yang punya kedekatan dengan Pemerintahan Desa

"8 ekor sapi anggaran tahun 2023 tersebut, tidak ada satu ekor pun di kandang," ucap salah satu warga yang enggan disebut namanya. 

Jaja, sebagai Kepala Desa Jatinagara  menyampaikan bahwa anggaran ketahan pangan dan hewani tahun 2022 sebesar 165.000.000 peruntukannya adalah 10 ekor sapi dan 18.000.000 pembuatan kandang. 

"Silahkan rekan media croscek, alhamdulilah 10 ekor sapi tersebut masih ada di kelompok dusun Cikonde," sebutnya  saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, selasa (1/8/2023). 

Sementara, lanjut Jaja, untuk anggaran ketahanan pangan dan hewani tahun 2023 sebesar 202.500.000 diperuntukan 33 ekor kambing yang terbagi di 5 dusun dan 8 ekor sapi.

"Namun untuk sapi, 2 ekor mati, dan yang 6 ekor dijual, uangnya ada dalam rekening ucap" Jaja. 

Menurutnya, sapi tersebut dijual karena adanya beberapa penyakit diantaranya: Penyakit kuku dan abstrak, semua berita acaranya ada. 

Memang, dalam hal ini, baik DPMD ataupun Inspektorat Kabupaten Ciamis belum mengetahui," Ujarnya.

Ditempat terpisah, Anda, Kadus Cikonde saat dikonfirmasi melalui telepon Celuler sedang tidak ada dirumah.

Istri kadus. menurutnya Istrinya, suaminya (Anda) hanya mengurus saja karena sudah ditawarkan ke masyarakat dusun Cikonde tidak ada yang mau mengurus sapi tersebut. 

"Untuk lebih jelas, silahkan hubungi pa rudi salah satu pegawai Desa Jatinagara," Sebutnya.

Rudi sebagai staf desa Jatinagara melalui pesan WhatsApp mengatakan bahwa dirinya beserta Kadus Cikonde hanya membantu kelompok. 

"Adapun Ketua kelompok adalah ibu Kemidah ( Istri Kadus Cikonde), Sekertaris Atang Supriatang dan Bendahara Iceu" tulisnya. 

Menyikapi kejadian tersebut, Asep Tatang salah satu pengamat sosial pedesaan menilai bahwa dalam susunan KSB kelompok tersebut, Hamidah sebagai ketua kelompok tidak memahami terhadap fungsinya. Hal tersebut terlihat dari keterangan yang ia berikan kepada pihak media. 

Selain hal tersebut, ada yang janggal dengan ketahanan pangan dan hewani di Desa Jatinagara. Sapi anggaran 2022 sebanyak 10 ekor masih utuh, tapi kenapa sapi anggaran 2023 sebanyak 6 ekor sudah dijual. 

Sementara, anggaran tahun 2023 baru berapa bulan. jangan - jangan ada indikasi sapi anggaran 2023 belum dibelenjakan, pihak DPMD dan Inspektorat Kabupaten Ciamis beserta dengan aparat penegak hukum, harus segera turun kelapangan" pungkasnya. ( samsu)

Komentar Via Facebook :