Oknum Polisi Berseragam Lengkap Diduga Ambil Paksa Motor yang Dijaminkan Terkait Perkara yang Sedang Ditangani Kantor Pengacara Leo Efendi dan Rekan

Oknum Polisi Berseragam Lengkap Diduga Ambil Paksa Motor yang Dijaminkan Terkait Perkara yang Sedang Ditangani Kantor Pengacara Leo Efendi dan Rekan

CYBER88 | Bogor, -- Oknum Polisi berseragam lengkap diduga mengambil paksa motor yang dijaminkan terkait perkara yang sedang ditangani oleh Kantor Pengacara Leo Efendi dan Rekan.

Lisa, staf yang bekerja di Kantor tersebut menuturkan, peristiwa ini terjadi sore hari sekitar jam 15.30 WIB sabtu 25 November 2023 yang mana saat itu Leo sedang berada di jakarta dan dirinya hanya sendirian di Kantor.

Lisa menuturkan, kedatangan Cecep dan Supriadi di sambut baik oleh dirinya sebagai Sfaf Kantor Hukum dan di tanyakan ada keperluan apa.

Kata Lisa, Supriadi menjawab keperluannya datang ke Kantor Hukum Bapak Rusli Efendi SH mau mengambil motor. Maka dijawab olehnya agar bertemu dulu dengan atasannya di hari senen saja. 

"Namun penjelasan itu tidak ditanggapi dan memaksa meminta motor tersebut," Ujar Lisa pada awak media melalui sambungan Telp, Senin (27/11/2023).

Maka sepontan saya menelepon Bapak Rusli Efendi SH menyampaikan kedatangan tamu bernama Oknum Polisi bernama Supriadi dengan tujuan mau mengambil motor jaminan di Kantor," Lanjutnya.

Menurutnya, pembicaraan via telp antara Supriadi dengan Rusli terjadi dengan poin motor tersebut tidak boleh diambil. Setelah komunikasi selesai via telp, Supriyadi memaksa dirinya Kantor untuk menyerahkan Kunci Motor. 

"Karena merasa takut dan oknum itu memaksa meminta kunci motor dengan nada keras, dalam posisi tertekan, juga sedang sendirian di Kantor, terpaksa kunci motor diserahkan, " tutur Lisa.

Selang waktu tidak berapa lama datang Bapak Deden dan Ibu nung yang diminta oleh Bapak Rusli via telp untuk menemani lisa yang sedang menerima tamu di Kantor Hukum Bapak Rusli Efendi SH," Tambah Lisa.

Deden dan Nung ketika dihubungi awak media  via telp menyampaikan, sudah meminta Supriadi agar datang kembali saja hari senen bila mau mengambil motor milik penjamin di Kantor Hukum Rusli. 

Namun, kata Deden, dijawab oleh Supriadi bahwa motor ini mau di gunakan untuk bekerja oleh pemiliknya dan Supriadi tidak bisa datang karena sibuk.

Sementara itu, Rusli Efendi, SH., saat dikonfirmasi menjelaskan duduk perkaranya. 

Menurut dia, pada tanggal 13 November 2023 Cecep Hidayat menyerahkan satu unit Sepeda Motor Merk : Honda, Nopol : F 5010 FHY, Nomor Mesin : JM03E1135437, Nomor Rangka : MH1JM0317PK135398, dan Memberi kuasa kepada Kantor Hukum Leo’Efendi & Rekan yang beralamat di Jl Raya Tanjakan Cinangneng No. 44, Desa Benteng, Kec. Ciampea, Kab. Bogor, Jawa Barat 16620 Untuk Menerima dan Mempergunakan Sepeda Motor tersebut untuk Operasional Kantor dan sebagai Jaminan mengenai 1 unit Mobil Pick Up Suzuki Nopol : F 8983 HB, Nomor Mesin : G15AID1097956. Nomor Rangka : MHYESL415HJ807284, yang hilang dicuri di Parkiran Mobil Pasar Parung, yang baru diketaui, pada hari Rabu, Tanggal 8 November 2023, sekira Jam 08.00 Wib. 

Kemuadian pada tanggal 25 November 2023 sekitar jam 15.32 wib saudara Cecep Hidayat dan Saudara Supriadi datang ke kantor saya mengambil paksa motor tanpa persetujuan saya," Jelas Rusli.

Atas kejadian itu, Pihaknya sudah melaporkan peristiwa ini ke Mabes Polri dengan Nomor
SPSP2/006155/XI/2023/BAGYANDUAN

Saya sangat tidak menerima atas arogansi dan ketidak sopanan oknum Polisi ini membawa senjata api serta berseragam lengkap datang ke kantor saya tanpa izin tidak pernah ada janji mengaku sebagai abang ipar dari si penjamin motor tersebut dengan memaksa mengambil tanpa persetujuan dari saya, ini sudah mencore," Tukasnya.

Sementara itu, Supriadi yang disebut sebut sebagai oknum yang mengambil paksa dari Kantor Hukum Rusli, hingga artikel ini ditayangkan belum berhasil dihubungi awak media. Oleh karenanya, media ini menerima dan menunggu hak Jawab dari Supriadi (UR)

Komentar Via Facebook :