Alamak..!! Oknum Kepsek di Inhu diduga Melakukan Pembiaran Suaminya Menjadi Pemasok Sabu Dan Ancam Wartawan
Ilustrasi (foto Int)
CYBER88 | INHU - Peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tak ada habis habisnya bahkan semakin meningkat. walaupun Polres Inhu sudah maksimal melakukan penindakan atau penangkapan terhadap para pelaku kegiatan terlarang itu, namun masih saja belum dapat dibersihkan narkoba yang berbahaya dari bumi gerbang sari ini.
Dengan banyaknya permintaan narkoba jenis sabu di wilayah Inhu, juga untung yang menjanjikan. maka tidak sedikit orang yang tergiur untuk berbisnis menjadi bandar atau pemasok sabu, karena menurut informasi keuntungan menjadi bandar sangat lah besar, walaupun resiko nya bakal mendekam di jeruji besi tetapi masih banyak juga yang melakukan bisnis tersebut.
Seperti yang terjadi di Kecamatan Sei Lala, menurut informasi dari masyarakat terdapat bandar sabu berinisial KS alias Kencit yang sangat meresahkan. Hal ini diungkapkan HL kepeda wartawan. kabarnya kata HL, KS alias kencit salah satu termasuk bandar besar di daerah itu, kaki kaki KS tersebar di tiga kecamatan seperti Lubuk Batu Jaya (LBJ), Sei Lala, Pasir Penyu ujarnya.
Namun miris, KS ini mempunyai Istri berinisial SR seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja menjadi Kepala Sekolah (Kepsek) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di kecamatan Sei Lala. sebagai Kepsek harusnya SR memberikan contoh tauladan yang baik terhadap masyarakat, bukan melakukan pembiaran kepada suami nya untuk melakukan bisnis haram seperti pemasok sabu.
Karena menurut narasumber yang tidak bersedia disebut nama nya itu mengatakan SR mengetahui kegiatan suaminya sebagai bandar atau pemasok sabu. Namun kenapa ada pembiaran? Sebab itu adalah barang haram, merusak masyarakat terutama generasi muda.
Hal ini juga dilarang didalam hukum, baik hukum adat maupun hukum agama. Mengetahui namun tidak melaporkan termasuk melindungi dan melanggar hukum, dan bisa dipidana tegasnya.
Untuk mendapatkan informasi yang berimbang SP salah satu tim media melakukan konfirmasi kamis (21/03/2024) kepada oknum Kepsek tersebut. bukan nya sambutan yang baik, SR seperti tidak terima saat dikonfirmasi oleh tim media, seharusnya sebagai Kepsek SR mencerminkan sikap yang baik dalam menghadapi suatu permasalahan bukan malah sebaliknya menyerang dan mengancam wartawan.
Dalam konfirmasi melalui telepon selulernya SR mengatakan, " Iya, saya istri nya KS, tetapi saya baru menikah 7 bulan, jangan sampai kerjaan saya terganggu gara-gara ini, siapa narasumber nya, rumah mu dimana, " Kata SR mendesak dengan nada tinggi.
Dalam percakapan telepon, SR sangat sensitif, sampai sampai menanyakan dengan detail alamat rumah. " kamu tinggal dimana" jelaskan alamat detail mu, ancam SR dengan nada tinggi.
Dalam waktu singkat, tim media akan meminta konfirmasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Inhu terkait salah satu Kepsek yang melakukan pembiaran terhadap suami nya untuk berbisnis sabu.
Tim juga akan berkoordinasi dengan Polres Inhu agar segera ditindak terkait informasi masyarakat ada nya suami oknum kepsek yang menjadi pemasok sabu di tiga kecamatan di Inhu.


Komentar Via Facebook :