Gempur Meminta Dishub Pelalawan Pertanyakan KIR Mobil Bus Pelajar PT Adei Terguling
CYBER88 |Pekanbaru - Sebelumnya Selasa (26/3/24) heboh dalam satu tayangan video berdurasi 52 detik di media sosial memperlihatkan sebuah bus sekolah tak laik oprasi di duga milik PT Adei terlihat terbalik di sebuah jalan perusahaan di desa Batang Nilo kecil, kecamatan Pelalawan, kabupaten Pelalawan Riau.
Dalam video tersebut terdengar teriakan seorang bapak yang anaknya masih terjebak didalam bus terguling kedalam parit yang pernuh air. Bus ini dikabarkan saat akan mengantar anak sekolah.
Dengan nada tinggi juga terdengar suara seorang laki-laki tampak marah dengan mengatakan ”ini lah bus sub kontraktor yang tidak layak, sudah kami Komplain tapi tetap
juga di pakai oleh pihak perusahaan. Oleh karenanya anak kami karyawan semua jadi korban. Ini salah satu contohnya,” ucap laki-laki yang berada di dalam video itu.
Mobil tak layik oprasi ini mendapat tanggapan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Muda Peduli Untuk Rakyat (Gempur), Hasanul Arifin.
“Sarana bus yang disediakan ini terlihat tak layak jalan, ini adalah bukti ketidak seriusan perusahaan untuk membantu anak-anak dalam menempuh pendidikan,” kata permuda yang akrab dipanggil bung Arief ini.
Jelas Arief, “lebih tepatnya lagi tak mau rugi.yang penting jika ada pembuktian tentang fasilitas bus sekolah disediakan oleh perusahaan. Jawabannya ada. lebih parahnya lagi bisa saja terjadi bus sekolah tersebut tidak pernah melakukan uji kelayakan jalan (KIR).
“Pertanyaanya Dishub Pelalawan ityu kemana?, dan kejadian ini bukan hanya cuma tanggung jawab supir semata, namun juga tanggung jawab pemilik bus, karena bus ini dipergunakan untuk mengangkut siswa generasi penerus bangsa,” ulasnya.
Bung Arief meminta Dishub Pelalawan agar segera melakukan tugasnya, guna memperbaiki citra Bupatinya H. Zukri.
“Kalau kejadian ini dibiarkan Dishub dan Sat Lantas Polres Pelalawan maka kejadian serupa akan terulang kembali. Tapi mungkin ini sudah kebiasaan lihat saja mobil barang pengangkut karyawan Sub kontraktor PT RAPP yang lalu lalang didepan mata mereka (Sat Lantas dan Dishub Pelalawa) tiap hari, yah begitulah di Pelalawan,” katanya.
Bukan tidak peduli, Kasat Lantas Polres Pelalawan AKP Akira Ceria, S.I.K, M.M, saat dikonfirmasi media terkait mobil sekolah PT Adei Plantation dan Industry (PT Adei) yang terguling karena diduga tak layak operasi meminta waktu untuk menjawab.
”Mohon waktu kami cek ya bang,” jawab kasat lantas dengan singkat kepada media suaramassa, Selasa (26/3/24).
Sementara humas perusahaan milik warga Malaysia itu, Adi Nugroho, beberpa kali dihubungi tidak mau menjawab.**


Komentar Via Facebook :