Klarifikasi Isu Ijazah Siswa MAN 2 Cilegon: Pihak Sekolah Beri Penjelasan

Klarifikasi Isu Ijazah Siswa MAN 2 Cilegon: Pihak Sekolah Beri Penjelasan

Rachmat AS Ketua komite.( kanan)

CYBER88 | Cilegon —Perwakilan Komite MAN 2 Cilegon, Rachmat AS, memberikan klarifikasi terkait berita yang beredar di salah satu media tentang ijazah siswa yang ditahan pihak sekolah. Jumat 25/4/2025.

Menurut Rachmat, isu tersebut tidak benar dan tidak sesuai dengan yang berlaku di MAN 2 Cilegon.

Rachmat menjelaskan bahwa pihak sekolah memiliki prosedur tertentu dalam proses penerbitan dan pengambilan ijazah siswa - siswi MAN2 Cilegon yang sudah dinyatakan LULUS.
Hal ini  kemungkinan ada kesalahpahaman atau miskomunikasi antara siswa/siswi ,Orang tua siswa dengan pihak sekolah yang menyebabkan isu tersebut beredar. "Kami memastikan bahwa proses penerbitan ijazah dan pengambilan ijazah siswa-siswi MAN 2 Cilegon berjalan sesuai dengan kesepakatan pihak sekolah bersama komite MAN 2 Cilegon," kata Rachmat.

*Ijazah Tetap Diberikan Meski Ada Tunggakan*

Rachmat juga menjelaskan bahwa setiap tahun ada siswa yang lulus namun belum menyelesaikan administrasi atau biaya sekolah, namun pihak sekolah tetap memberikan ijazah karena itu adalah hak siswa.

"Ijazah tetap diberikan kepada siswa meskipun ada tunggakan biaya sekolah. Kami tidak akan menahan ijazah siswa dan siswi terkait adanya tunggakan biaya sekolah, karena itu hak mereka." kata Rachmat.

Rachmat menyebutkan kasus dua siswa kakak-beradik yang menuliskan surat pernyataan untuk mengambil ijazah pada Desember 2022, namun hingga saat ini belum kunjung datang.

" Ayahanda tercinta siswi tersebut memberikan surat pernyataan pada 22 Desember2022 akan datang untuk mengambil ijasah sampai detik ini belum datang. sementara ijasah sang adik sudah di ambil oleh sang ibu pada 15 sep 2023."

"Kami ingin menyerahkan ijazah mereka, namun mereka belum datang untuk mengambilnya," ujar Rachmat.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan isu terkait ijazah siswa MAN 2 Kota Cilegon dapat diatasi dan tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut.

Rachmat juga menyayangkan pemberitaan tersebut diterbitkan tanpa konfirmasi ke pihak sekolah terlebih dahulu untuk memastikan kejadian yang sebenarnya.

Dilokasi berbeda, Wakil Walikota Cilegon, Fajar Hadi Prabowo, mengatakan bahwa dirinya sedang mendata beberapa sekolah yang terdapat isu menahan ijazah. 

"Tidak hanya MAN 2 Cilegon saja tetapi banyak, kami sedang mendata. Ya kebanyakan hanya miskomunikasi," pungkasnya.

Komentar Via Facebook :