Bupati Klaten Hamenang Fajar Ismoyo Apresiasi Inovasi Lokal dalam Upaya Atasi Stunting dan Pengelolaan Sampah
Bupati Klaten, Hamenang Fajar Ismoyo saat membuka Krenowa 2025
CYBER88 | Klaten — Bupati Klaten Hamenang Fajar Ismoyo menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung inovasi daerah saat menghadiri Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) tingkat Subuh Sukawono Selatan yang diselenggarakan di Kabupaten Klaten. Selasa– 8 Juli 2025
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan pentingnya mendukung para inovator lokal yang mampu menghadirkan solusi konkret terhadap permasalahan di wilayah masing-masing. Salah satu sorotan utama adalah inovasi yang datang dari Kabupaten Klaten dalam penanganan masalah kesehatan, khususnya stunting.
“Salah satu permasalahan di Klaten adalah kesehatan dan turunannya yaitu stunting. Tadi kita lihat inovasi dari Mbak Yat dan Pak Seban, luar biasa. Mereka membentuk kelompok yang menangani persoalan ini dari hulu ke hilir, mulai dari edukasi bagi wanita muda, hingga ke pemenuhan gizi saat kehamilan dan masa menyusui,” ujar Hamenang.
Program yang dilakukan oleh kelompok tersebut mencakup edukasi, penyediaan makanan bergizi, hingga pembinaan keluarga, yang dinilai dapat menjadi model untuk diterapkan di seluruh desa di Kabupaten Klaten.
Selain isu kesehatan, Bupati Hamenang juga mengapresiasi berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah. Di antaranya adalah pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM), serta pemanfaatan tutup botol plastik menjadi furnitur seperti meja dan kursi. Namun ia menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah daerah agar prototipe yang ada dapat dikembangkan menjadi produk siap jual.
“Perlu koneksi dengan Bappeda dan OPD teknis agar inovasi-inovasi ini bisa disebarluaskan dan diimplementasikan di desa-desa lainnya,” katanya.
Bupati juga berharap bahwa dari 401 desa dan kelurahan yang ada di Klaten, masing-masing bisa memiliki program serupa yang berorientasi pada kesehatan ibu dan anak serta penanggulangan stunting.
“Masalah stunting masih dua digit di daerah kita. Tapi dengan pendekatan seperti ini, insya Allah bisa kita turunkan. Dan terbukti makanannya pun enak, saya sudah coba langsung,” ujarnya sambil tersenyum.
Sebagai penutup, Hamenang menyatakan harapannya agar Lomba Krenova terus berkembang dan memunculkan lebih banyak inovasi dari berbagai wilayah.
“Harapan ke depan, lomba Krenova ini semakin banyak pesertanya dan hasilnya bisa menembus tingkat nasional,” pungkasnya. (Agus STP)


Komentar Via Facebook :