UMKM Klaten Angkat Kelas Lurik Lewat Inovasi Batik untuk Segala Segmen Pasar
CYBER88 | KLATEN – Inovasi pelaku UMKM di Klaten terus bergeliat, salah satunya dalam mengembangkan kain lurik, warisan budaya Nusantara yang dulunya identik dengan kalangan menengah ke bawah. Kini, kain lurik diangkat derajatnya menjadi produk bernilai tinggi lewat sentuhan batik modern.
Adalah Maharani Prasojo, owner sekaligus pengelola UMKM lurik batik asal Klaten yang merupakan menantu dari generasi ketiga. “Saya menantu dari generasi ketiga, dan sudah mengelola usaha ini selama 15 tahun,” ungkap Maharani.
Sebelumnya, usaha yang dirintis generasi pertama dan kedua hanya fokus sebagai pabrik produksi. Namun sejak dipegang Maharani, usaha ini berkembang pesat dengan adanya showroom khusus untuk penjualan retail.
“Saya ingin membuat lurik itu lebih naik kelas, supaya bisa dinikmati oleh segmen menengah sampai atas,” jelasnya. Untuk itu, ia menghadirkan berbagai varian seperti lurik batik print yang terjangkau, lurik batik cap untuk kelas menengah, hingga lurik batik tulis dan lukis sebagai produk premium.
“Kalau sekarang ada pejabat yang tanya, lurik mahal itu seperti apa? Saya bisa sajikan mulai dari batik tulis, cap, sampai lukis. Variasinya banyak karena inovasi itu penting, supaya orang tidak bosan,” ujarnya.
Langkah ini tidak hanya mengangkat citra kain lurik sebagai simbol budaya, tetapi juga memperluas pangsa pasar dan membuka peluang ekonomi baru bagi perajin lokal. (Agus STP )


Komentar Via Facebook :