Razia PETI di Sungai Indragiri, Polres Inhu Ingatkan Bahaya Lingkungan

Razia PETI di Sungai Indragiri, Polres Inhu Ingatkan Bahaya Lingkungan

CYBER88 | INHU – Sungai Indragiri yang menjadi sumber kehidupan ribuan warga di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus menghadapi ancaman serius akibat praktik penambangan emas tanpa izin (PETI).

Menyikapi hal tersebut, Polres Inhu menggelar razia besar-besaran di sepanjang aliran sungai pada Kamis malam hingga Jumat pagi (22/8/2025).

Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menegaskan bahwa operasi ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan juga bentuk tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.

“PETI bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak ekosistem sungai. Air tercemar, dasar sungai terkikis, dan kehidupan masyarakat yang bergantung pada sungai ikut terancam. Kami tidak bisa membiarkan Sungai Indragiri rusak,” tegas Fahrian.

Dalam operasi tersebut, polisi menemukan sejumlah rakit dompeng dan peralatan tambang, sebagian dalam kondisi rusak maupun tidak beroperasi.

“Meski demikian, kami tetap mengimbau agar seluruh rakit dibongkar agar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas ilegal,” tambahnya.

Fahrian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga Sungai Indragiri. Menurutnya, pemberantasan PETI tidak bisa dilakukan aparat saja, melainkan membutuhkan kesadaran dan kerja sama semua pihak.

“Kami butuh kesadaran bersama. Sungai adalah warisan untuk anak cucu kita. Kalau dirusak, generasi mendatang akan kehilangan sumber kehidupan,” ujarnya.

Razia ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Polres Inhu untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan.

“Aparat berharap langkah ini dapat mendorong perubahan sikap masyarakat agar beralih pada aktivitas ekonomi yang lebih ramah lingkungan,” pungkas Fahrian.

 

Komentar Via Facebook :