Kembali Ditemukan!!! Proyek APBD Kabupaten Bandung Tak Cantumkan Anggaran di Papan Proyek

Kembali Ditemukan!!! Proyek APBD Kabupaten Bandung Tak Cantumkan Anggaran di Papan Proyek

CYBER88 | Bandung, -- Papan informasi proyek APBD Kabupaten bandung yang tak mencantumkan jumlah anggaran, kembali ditemukan. Kali ini, proyek tersebut berada di Jalan Wakap Kp Wangunsari RT 02 RW 13 Desa Patrolsari Kecamatan Arjasari. Dalam papan informasi, kegiatan PUTR yang dilaksanakan oleh CV Kahuripan itu, tengah melaksanakan pembangunan tembok penahan tanah (TPT).

Diberitakan sebelumnya, papan informasi proyek tak mencantumkan jumlah anggaran, ditemukan Cyber88.co.id di wilayah Desa Banjaran Wetan Kecamatan Banjaran.

Baca Juga: Papan Proyek Pembangunan TPT di Banjaran Wetan Tanpa Cantumkan Jumlah Anggaran, Warga: Ini Memicu Adanya Dugaan Praktik Korupsi dan Penyimpangan

Di lokasi proyek, tak nampak adanya penanggung jawab pekerjaan. Saat dikonfirmasi, para pekerja mengatakan tidak tau apa apa lantaran hanya bekerja saja sesuai dengan apa yang diperintahkan.

LM, salah satu tokoh Kabupaten Bandung, saat dimintai pendapat terkait hal ini mengatakan bahwa hal tersebut merupakan sesuatu yang klasik di Kabupaten Bandung dan terkesan terjadi pembiaran. Padahal, lanjut dia, sesuai dengan prinsip akuntabilitas dan transparansi adanya jumlah anggaran dalam papan informasi menjadi kewajiban dan juga merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. 

“Ketiadaan elemen ini akan menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan pengelolaan anggaran publik,” Ujar dia.

Oleh karenanya, LM berharap pihak DPRD Kabupaten Bandung khusunya Komisi C yang merupakan mitra kerja dari PUTR dapat melakukan tugasnya dengan benar dalam hal pengawasan pelaksanaan APBD.

Menurutnya, tayangan berita di Media Cyber88 harus menjadi masukan dan informasi guna melakukan evaluasai jangan sampai Motto pembangunan Kabupaten Bandung yakni BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), yang mencerminkan visi untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya jadi tercoreng. 

Sebab, Motto ini dalam rancangannya diimplementasikan melalui program kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas untuk meningkatkan kualitas SDM dan infrastruktur guna menunjang pelayanan publik yang optima. (Pur)

Komentar Via Facebook :