Tuntut Gaji tak di Bayar, Ratusan Buruh Demo ke Pemkab Muratara Sumsel

Tuntut Gaji tak di Bayar, Ratusan Buruh Demo ke Pemkab Muratara Sumsel

Cyber88 Sumsel - Ratusan buruh PT. Julang Coca perdana (JOP) Desa Jadi Mulya 1, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, Senin (09/12/2019) melakukan aksi demo di halaman kantor Bupati Muratara. Ratusan massa yang datang menggunakan kendaraan roda emapat dan penguat suara menyampaikan orasi di depan kantor Bupati yang menuntut Pemkab Meratara memperhatikan nasib mereka selama 6 bulan gaji tidak di bayar status sebagai pekerjan di Perusahaan tidak jelas. BPJS dan jaminan kesehatan tidak ada, Serta di perusahaan tidak dianggap manusia. Diorasi tersebut, ratusan buru didepan kantor Bupati tersebut buruh bahkan melibatkan Anak-anak mereka bersuara dan berteriak atas nasib mereka yang tidak ada kepastian dari pihak perusahaan. Dalam orasinya, Sobirin (37) menyuarakan agar Bupati muratara menindak tegas perusahaan yang nakal dan memperhatikan nasib mereka yang tidak di anggap oleh pihak perusahaan. "Sudah 6 bulan gaji kami sebagai buruh tidak dibayar, janji-janji selalu yang di berikan pihak perusahaan, bahkan kami telah bejuang hingga ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), namun sampai saat ini tidak ada juga kejelasan." kata Sobirin. Hal serupa juga disampaikan oleh Reni yang menyampaikan orasinya bahwa nasib mereka hampir mati selama 6 bulan gaji mereka tidak di bayar, sementara hidup selama 6 bulan butuh makan dan biayah susu serta biaya anak sekolah. " Anak-anak kecil kami terancam stunting selama 6 bulan tak dapat memberi asupan gizi karna gaji selama 6 bulan tidak dibayar, janji-janji selalu yang diberikan dan kami sebagai buru tidak di anggap sebagai manusia, kami mohon tindakan tegas pihak pemerintah dan memperhatikan nasib kami." jelasnya. Sementara itu, herlansyah perwakilan buruh mengatakan, "Sudah 8 orang anak anak kami tingkat SMP dan SMA putus Sekolah, 5 orang putus Kuliah belum lagi untuk anak anak kecil terancam stunting karna tak dapat memberikan asupan gizi, untuk itu kami minta Pemkab panggil Direksi perushaan temukan kami dan penuhi kewajiban kewajiban membayar gaji buruh." Tegas Herlansyah. (Masri/Edy)

Komentar Via Facebook :