Perketat Pengawasan Layanan Kesehatan, Sopian Syekh Abdul Sani Haeruman Soroti Lonjakan DBD dan Stunting di Cimahi

Perketat Pengawasan Layanan Kesehatan, Sopian Syekh Abdul Sani Haeruman Soroti Lonjakan DBD dan Stunting di Cimahi

CYBER88 || KOTA CIMAHI — Meningkatnya kasus DBD, stunting, dan gizi buruk di musim hujan mendorong Komisi IV DPRD Kota Cimahi memperketat pengawasan terhadap layanan kesehatan. 

Anggota Komisi IV dari Fraksi PKS, Sopian Syekh Abdul Sani Haeruman, menegaskan bahwa pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan harus bergerak cepat dan terkoordinasi untuk melindungi masyarakat.

Sopian mengungkapkan bahwa dirinya rutin berkomunikasi dengan Dinas Kesehatan guna memastikan penanganan berbagai persoalan kesehatan berjalan optimal. “Saya selalu komunikasi aktif dengan Kepala Dinas Kesehatan. Mulai dari DBD, stunting, gizi buruk semua harus ditangani dengan kesadaran dan edukasi yang kuat kepada masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi via telpon Sabtu, 06/12/2025.

Untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai standar, Komisi IV telah melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah fasilitas kesehatan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit daerah. “Saya sudah koordinasi dengan Bukadis untuk melakukan sidak ke Puskesmas Pasir Kaliki. Komisi 4 juga kemarin sidak ke RSUD Cibabat untuk melihat langsung kondisi pelayanan dan kendalanya di lapangan,” jelas Sopian.

Ia menegaskan bahwa pengawasan berlapis sangat penting agar pelayanan kesehatan berjalan konsisten hingga tingkat kelurahan.

Menyikapi tren kenaikan kasus DBD, Sopian meminta puskesmas lebih agresif dalam memberikan penyuluhan langsung. “Penyuluhan harus rutin. Misalkan pagi hari, petugas puskesmas memberi edukasi tentang bahaya DBD, asal nyamuk, kebersihan rumah, genangan air itu harus ada. Masyarakat perlu disadarkan dengan pendekatan langsung,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa fokus utama adalah memastikan program pencegahan berjalan, bukan mencari pihak yang disalahkan.

Menurut Sopian, kegiatan reses tak boleh hanya menjadi agenda seremonial. Ia selalu menghadirkan petugas puskesmas untuk memberikan edukasi langsung kepada warga. “Reses itu harus produktif. Bukan hanya mendengar aspirasi, tapi juga memberikan edukasi kesehatan,” ucapnya.

Sebagai anggota Komisi IV, Sopian menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi karena isu kesehatan berkaitan erat dengan persoalan sosial lainnya, termasuk pengangguran. “Komisi 4 bukan hanya bermitra dengan Dinas Kesehatan, tapi juga dengan PPPD, Dinas Ketenagakerjaan, dan lainnya. Banyak isu yang harus ditangani,” jelasnya.

Sopian menegaskan bahwa tanggung jawab anggota dewan bukan hanya pada daerah pemilihan, tetapi seluruh warga Cimahi. “Saya diberi amanah rakyat. Maka saya harus turun ke lapangan, mendengarkan langsung, memastikan pelayanan berjalan. Cimahi ini rumah kita bersama,” tandasnya. (Gani Abdul Rahman)

Komentar Via Facebook :