Warga Sambut Antusias Sekolah Rakyat Ciwidey yang Segera Dibangun
CYBER88 | Bandung, -- Penantian panjang masyarakat Kecamatan Ciwidey terhadap akses pendidikan yang lebih layak akhirnya segera terjawab. Pemerintah Kabupaten Bandung memastikan lahan seluas 8 hektare di Dusun Cipanas, Kecamatan Ciwidey, telah siap untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yang ditargetkan mulai dilaksanakan pada akhir Desember 2025.
Rencana pembangunan tersebut pertama kali diumumkan pada Oktober 2025, saat Bupati Bandung Dadang Supriatna meninjau langsung lokasi bersama perwakilan Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR. Sekolah rakyat ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan akses pendidikan bagi anak-anak pedalaman yang selama ini harus menempuh jarak hingga 10 kilometer untuk bersekolah.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Dra. Siti Nurhaliza, M.Pd., menyampaikan bahwa seluruh proses administrasi dan verifikasi lahan telah rampung. “Perizinan dari Dinas Tata Ruang dan Pertanahan sudah selesai. Dengan demikian, pembangunan dapat dimulai sebelum akhir tahun 2025,” ujarnya, Minggu (14/12).
Sekolah rakyat Ciwidey akan dilengkapi 12 ruang kelas, laboratorium IPA, perpustakaan, ruang guru, serta lapangan olahraga mini. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 10 bulan, sehingga sekolah dapat mulai beroperasi pada pertengahan 2026.
Untuk mendukung kelancaran operasional, Pemkab Bandung juga menggandeng Yayasan Pendidikan Anak Pedalaman serta sejumlah donor swasta dalam penyediaan buku pelajaran dan tenaga pendidik.
Kehadiran sekolah rakyat ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga menilai pembangunan tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan yang telah lama mereka harapkan. “Kami sangat menunggu sekolah ini. Anak-anak kami nantinya tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk belajar,” ungkap seorang warga Ciwidey.
Pemkab Bandung berharap sekolah rakyat Ciwidey dapat menjadi langkah nyata pemerataan pendidikan di wilayah selatan Kabupaten Bandung, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah pedesaan.


Komentar Via Facebook :