Sosok Deudeuh Saputri, Pemeran Utama yang Bersinar Gemilang di Pensi Sekolah

Sosok Deudeuh Saputri, Pemeran Utama yang Bersinar Gemilang di Pensi Sekolah

CYBER88 | CILEGON —Acara Pentas Seni (Pensi) SMPN 2 Cilegon tahun ini berlangsung dengan sangat meriah dan sukses mencuri perhatian seluruh warga sekolah. Kamis, 5 Februari 2026, aula sekolah dipenuhi sorak-sorai, tepuk tangan, dan antusiasme luar biasa dalam pensi bertema “Nawasena”, yang berarti harapan baru untuk masa depan.

Di antara berbagai penampilan yang ditampilkan, salah satu yang paling mencuri perhatian datang dari kelas 9B, melalui drama spektakuler berjudul “Pandawara”. Dalam drama tersebut, sosok Deudeuh Saputri tampil memukau sebagai pemeran utama, memerankan karakter Nyai Mulet, sang penjaga buku keramat di misteriusnya Gua Kepelet.

Penampilan Deudeuh berhasil membuat penonton terpukau. Dengan totalitas akting dan pembawaan yang kuat, ia mampu menghidupkan suasana cerita menjadi lebih nyata dan penuh emosi.

Deudeuh pun mengungkapkan rasa bahagianya karena acara berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam baginya.

“Hari ini overall sangat seru sekali. Semoga tahun depan bisa lebih seru lagi. Saya berterima kasih kepada panitia dan semua staf sekolah yang sudah menyiapkan bazar dan acara yang indah ini,” ujar Deudeuh dengan penuh semangat.

Drama “Pandawara” sendiri mengangkat kisah inspiratif tentang dua kelompok anak muda dengan pandangan berbeda mengenai pentingnya melestarikan bahasa daerah. Kelompok pertama adalah mereka yang masih menjaga dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari. Sementara kelompok kedua adalah anak-anak modern yang menganggap bahasa daerah sudah tidak relevan.

Konflik tersebut membawa mereka pada sebuah perjalanan penuh makna hingga masuk ke hutan, bertemu sesepuh, menyaksikan ritual suci, tarian sakral, hingga akhirnya menemukan buku keramat yang dijaga oleh Nyai Mulet.

Tak hanya bersinar di atas panggung, Deudeuh juga memegang peran penting di balik layar. Ia menjadi koordinator properti, memastikan setiap perlengkapan tampil tepat waktu demi kelancaran pertunjukan.

“Kadang ada yang lupa kapan harus ambil properti, jadi saya harus mengawasi terus. Tapi untuk memerankan perannya sendiri Alhamdulillah lancar,” tambahnya.

Apresiasi besar pun datang dari wali kelasnya, Ibu Neneng Herawati, yang merasa bangga atas kreativitas luar biasa muridnya tersebut.

“Saya sangat bangga sekali. Deudeuh ini bukan hanya pintar akademiknya, tapi potensi dirinya luar biasa. Bahkan sutradara di kelas itu adalah Deudeuh. Dia yang membuat skenario dan audionya lebih bagus lagi,” ungkap Bu Neneng dengan penuh kagum.

Penampilan Deudeuh Saputri menjadi bukti nyata bahwa siswa tidak hanya mampu bersinar dalam bidang akademik, tetapi juga dalam dunia seni, kreativitas, dan kepemimpinan. Sosoknya menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya untuk berani menunjukkan potensi terbaik.

Dengan suksesnya drama “Pandawara”, Deudeuh dan kelas 9B meninggalkan kesan mendalam di Pensi tahun ini. Penampilan mereka menjadi salah satu momen paling berharga dalam acara Nawasena 2026.


 

Komentar Via Facebook :