Torehkan Prestasi Nasional, Tiga Tim PPK Ormawa UNJA Melaju ke Anugerah Abdidaya 2026

Torehkan Prestasi Nasional, Tiga Tim PPK Ormawa UNJA Melaju ke Anugerah Abdidaya 2026

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H. Cyber88-SW

CYBER88 | Jambi - ​Universitas Jambi (UNJA) kembali mencatatkan capaian membanggakan di kancah nasional. Tiga tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) UNJA resmi ditetapkan sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 yang akan berlangsung pada 21-25 Oktober 2026 di Universitas Muslim Indonesia.

Ajang bergengsi ini diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Berdasarkan Surat Direktorat tertanggal 5 Oktober 2026, ketiganya lolos setelah melewati tahapan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan dan verifikasi nasional yang ketat, dilansir laman resmi Universitas Jambi.

Ketiga tim yang lolos tersebut meliputi Ikatan Mahasiswa Pendidikan Matematika (IMATIKA) FKIP UNJA melalui program LENTERA TANTAN, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJA lewat Pudak Resilient Village, serta Lembaga Dakwah (LD) Ath-Thobib FKIK UNJA dengan program OPTIMALISASI MASLAHAT.

Capaian ini menempatkan UNJA sebagai perguruan tinggi dengan jumlah tim terbanyak di wilayah Sumatera. Dari sembilan tim yang lolos dari enam perguruan tinggi di Sumatera, sepertiganya atau tiga tim berasal dari UNJA, serta masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbanyak secara nasional.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNJA, Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, hal ini mencerminkan kuatnya orientasi kegiatan kemahasiswaan UNJA pada dampak nyata dan keberlanjutan pemberdayaan masyarakat.

IMATIKA FKIP UNJA menghadirkan LENTERA TANTAN di Desa Tantan, Kabupaten Muaro Jambi. Berdasarkan survei awal, program ini berfokus menjawab tantangan literasi digital, lingkungan, numerasi, dan finansial melalui model pojok belajar integratif.

BEM UNJA mengusung Pudak Resilient Village di Desa Pudak, Kabupaten Kumpeh Ulu, untuk mengatasi persoalan banjir dan pengelolaan gambut. Mereka menggabungkan teknologi tepat guna, seperti pemasangan piezometer dan staff gauge, guna membantu pemantauan tinggi muka air secara berkala.

Tim LD Ath-Thobib FKIK UNJA menginisiasi program OPTIMALISASI MASLAHAT di Kelurahan Tahtul Yaman, Kota Jambi. Program ini menangani isu stunting secara komprehensif dengan menyasar aspek lingkungan, perilaku hidup sehat, kesehatan keluarga, pengelolaan sampah, hingga peningkatan kapasitas kader masyarakat.(SW)

Komentar Via Facebook :