Lagi..!!! Kualitas Pekerjaan Proyek Pemerintah Kurang Baik, Anggota PP PAC Banjaranyar Ciamis Angkat bicara
CYBER88 | Ciamis -- Setelah sebelumnya diberitakan, lemahnya pengawasan dalam pelaksanaan proyek-proyek pemerintah oleh pihak-pihak terkait dilingkungan Pemkab Ciamis, mengakibatkan turunnya mutu hasil pekerjaan. Hal ini dapat dilihat dari hasil akhir pekerjaan yang mengakibatkan berkurangnya fungsi pembangunan itu sendiri. Namun, sayangnya belum ada respon yang baik dari pihak terkait saat hal tersebut disampaikan melalui pemberitaan.
Terkait itu, Cyber88.co.id terus melakukan penelusuran untuk mencoba menguak tabir yang selama ini tidak pernah terungkap. Dan, lagi-lagi menemukan kembali hasil pekerjaan yang disinyalir kurang berkualitas dan terkesan mengabaikan prosedur pekerjaan yang sudah ditentukan. Hal tersubut juga mendapatkan sorotan dari sejumlah kalangan.
Mereka menilai, pekerjaan peningkatan jalan Cigayam-Cikupa Kabupaten Ciamis yang menelan anggaran sebesar Rp.10.297.560.000 yang bersumber dari APBD Ciamis TA 2020 dan dikerjakan oleh PT Nidya Karya Putri, kurang berkualitas.
Boby, salah satu anggota pemuda pancasila PAC Banjanyar mengatakan, “pekerjaan ini dinilai kurang baik. Hal tersebut terlihat dari hormix dan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang sangat rapuh diduga diakibatkan tidak sesuai dengan koefisien yang sudah ditentukan.
Saya kira, itu terjadi karena kurangnya semen didalam adukan yang dipasang dalam proyek tersebut, “ Kata Bobby saat ditemui Cyber88.co.id di lokasi Kamis (4/2/2021).

Menurut Boby, dengan anggaran lebih dari 10 Miliar tersebut, tentunya harus mendapatkan hasil pekerjaan yang maksimal. Kami dari ormas pemuda pancasila akan menyikapi dengan adanya kejadian ini.
Kami menyayangkan, dalam pekerjaan seolah-olah adanya pembiaran atau lemahnya fungsional pengawasan, baik dari pihak PT yang mengerjakan ataupun pihak dinas PUPR kabupaten Ciamis.
Masa pekerjaan baru selesai kurang lebih 90 hari sudah Rusak. Sayang kalau anggaran pemerintah dikerjakan asal-asalan, ”Cetus Boby.
Sementara itu, ditempat yang berbeda, Sutisna, Danru pemuda pancasila PAC Banjaranyar pun mengatakan hal yang sama. “Ketebalan hotmix diperkirakan kurang lebih 3 cm. Sementara pasangan TPT pun kelihatan sangat rapuh. Cuma dengan tangan saja pasangan TPT dan hotmix tersebut bisa dicopot, ”Kata dia.

Lanjut Sutisna, Kami keluarga besar pemuda pancasila PAC Banjaranyar kabupaten Ciamis menginginkan adanya pengawasan yang sangat ketat dari pihak dinas terkait terutama PUPR kabupaten Ciamis. Menurut kami, seandainya pengawasan dari berbagai unsur diperketat, kemungkinan hasil pekerjaan tidak akan seperti ini.
Dikatakannya juga, “jangan sampai uang negara terkesan dihambur-hamburkan secara asal-asalan. Jangan karena adanya masa pemeliharaan selama 6 bulan, lalu dijadikan alasan bahwa pihak PT ataupun CV masih mempunyai kewajiban untuk memperbaiki, “Ulasnya.
“Kami sebagai Ormas pemuda Pancasila yang harus menjalankan perannya dalam hal turut serta mengawasi pelaksanaan kegiatan pembangunan khususnya pembanguanan yang ada di wilayah Banjaranyar menegaskan, “Bahwa pengawasan pekerjaan harus benar-benar exstra ketat. Masyarakat berharap yang terbaik dalam seluruh program-program pemerintah khususnya dikabupaten ciamis, “Pungkasnya. (Samsu)


Komentar Via Facebook :