UPTD Tekkom dan Infodik Kaltim Akan Wujudkan Guru Pionir Digitalisasi
CYBER88 | Kaltim -- Tak mau ketinggalan dalam hal teknologi khususnya teknologi informasi di Kalimantan Timur dalam bidang pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim melalui UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan membuat terobosan dan hal baru dalam memajukan pendidikan khususnya dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) di Kaltim.
Untuk mewujudkannya, UPTD Teknologi Komunikasi dan Informasi Pendidikan Kaltim menggandeng Universitas Negeri Yogyakarta berkolaborasi mengadakan sosialisasi untuk program pelatihan pendidikan jarak jauh berbasis minat dan bakat siswa.
Kegiatan sosialisasi ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur H. Hadi Mulyadi, siang tadi KAmis (8/4) di gedung UPTD Tekkom dan Infodik jalan biola Samarinda dan dihadiri oleh unsur pengurus MKKS Kota Samarinda, dewan pendidikan, kepala sekolah SMA/SMK/SLB negeri dan swasta, lembaga rumah belajar dan organisasi PGRI.
Dalam sambutannya wakil gubenur mengajak guru untuk mengajar dengan ikhlas karena setiap anak memiliki kelebihan masing masing dan senantiasa doakan murid atau siswa kita serta diharapkan program yang luar biasa ini tetap memiliki ruh untuk itu isilah dengan cinta dan doa untuk semua guru dan siswa.
Informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media, nantinya kegiatan program pelatihan ini akan diikuti oleh guru dan siswa se Kalimantan Timur yang terseleksi.
Kepala UPTD Tekkom dan Infodik Armin, menjelaskan saat memberi sambutan. “Dalam kegiatan yang paling penting para guru yang terjaring memiliki karakter yang kuat, bekerja keras dan ikhlas. Makanya kami di Tekkom ada menyisipkan hal hal yang berhubungan dengan etos kerja sebagai karakter yang kuat, Kata dia.
"Kegiatan awal pelatihan nanti sebagai pilot untuk tahun ini dan akan dilihat dulu sebagai evaluasi, apabila berhasil maka akan dilanjutkan untuk program secara kontinyu ke depannya dan tidak menutup kemungkinan sekolah sekolah akan menjadi pendobrak dalam pembelajaran secara digital khususnya di Kaltim, "Tambahnya.
Perlu diketahui bahwa program pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengembangkan perencanaan jarak jauh, blended dan kelas digital dengan mengintegrasikan teknologi media dan strategi berbasis minat dan bakat. Dan bila telah selesai mengikuti pelatihan ini maka guru tersebut bisa dikatakan sebagai pendidik pionir digitalisasi. (Rudy).


Komentar Via Facebook :