Niat Hati Tes Swab PCR di Puskesmas, Gagal Karena Petugasnya Diduga Libur

Niat Hati Tes Swab PCR di Puskesmas, Gagal Karena Petugasnya Diduga Libur

Ilustrasi Internet

CYBER88 | Taluk Kuantan - Satu keluarga batal melakukan tes Swab PCR karena diduga Petugas Puskesmas Kari libur, satu keluarga di Kuansing yang mengalami gejala Covid-19 tidak bisa melakukan tes swab PCR, sehingga penanganan Covid-19 di Kuansing dipertanyakan. Jumat, (02/07/21).

Wirman Sandy, warga Teluk Kuantan, Kuansing, bersama keluarganya pada Kamis, (02/07/21) mendatangi Puskesmas Kari, Teluk Kuantan untuk meminta ia dan keluarganya di swab PCR.

Kepada media, Wirman mengaku bahwa ia terindikasi gejala Corona seperti demam dan hilang penciuman.

"Karena mengalami gejala mirip Covid-19, makanya saya datang untuk swab PCR, keluarga saya pun ikut. Inikan salah satu langkah memutus mata rantai covid-19," kata Wirman.

Namun, ia kecewa dengan petugas kesehatan di Puskesmas tersebut, karena tidak bisa ikut swab PCR. Yang membuatnya bertambah dongkol, petugas kesehatan di Puskesmas tersebut memintanya swab PCR pekan depan, sementara yang pasti keluarganya juga harus menjalani swab karena mereka yang pertama berhubungan langsung dengan Wirman.

Hingga akhirnya, Ia disarankan untuk swab PCR mandiri, saat gagal swab PCR, ia pun akhirnya menjalani swab antigen. Masih di Puskesmas Kari, pun setelah bertengkar dengan petugas kesehatan.

"Pelayanannya kacau, saya dan istri yang swab antigen. Itu pun setelah bertengkar dulu saya petugas, alasannya karena petugas swab PCR di Puskesmas itu sedang liburan dan inikan aneh," ucapnya kesal.

Mendengar hal itu, anggota DPRD Kuansing Jefri Antoni heran dengan penanganan covid-19 di Kuasing terhadap Wirman Sandy dan keluarganya.

"Kok bisa warga tidak terlayani dengan baik, apalagi ini dalam upaya memutus mata rantai, harusnya petugas kesehatan yang di garda terdepan harus bertanggung jawab atas kinerja dan penanganan kasus Corona. Buat apa anggaran besar kalau warga juga swab mandiri," ucapnya kesal.

Yang Ia herankan, kenapa petugas menyarankan swab mandiri sementara anggaran untuk penanganan covid-19 di Kuansing cukup besar.

Ia juga meminta Pemkab Kuansing serius dalam menangani pandemi Covid -19, terutama petugas kesehatan.

Juru bicara Satgas penanganan covid-19 Kuansing, Agusmandar menanggapi keluhan warga tersebut.

"Kalau tak bisa Puskesmas, langsung saja ke rumah sakit. Saya akan telepon pihak rumah sakit," ujar Agusmandar. *

Komentar Via Facebook :