Giat Vaksin Merah Putih, Pelajar Raja Ampat Ikut Divaksin

Giat Vaksin Merah Putih, Pelajar Raja Ampat Ikut Divaksin

CYBER88 | Raja Ampat- Kegiatan Vaksinasi Merah Putih terus dilaksanakan oleh Polres Raja Ampat, Polda Papua Barat di kota Waisai.vaksinasi yang ditempatkan di halaman Mapolres Raja Ampat itu dimulai sejak hari kamis hingga hari ini. Senin,  (30/8/21) WIT.

Pantauan media Cyber88.CO.ID di lapangan, selain masyrakat umum,terlihat juga puluhan pelajar SMP dan SMA di kota Waisai ikut dalam Vaksinasi tersebut.

dr. Agnes, selaku penanggung jawab kegiatan vaksinasi tersebut menyatakan, sekitar 40% dari ratusan masyarakat yang divaksin adalah para pelajar baik pelajar SMP dan pelajar SMA di Kota Waisai.

"Kalau pelajar sendiri dari 126 itu sekitar 40% pelajar, hari ini kayaknya pelajar," ujar dr. Agnes saat ditemui awak media di halaman Mapolres Raja Ampat.

Terkait target yang ingin dicapai,
dr. Agnes menuturkan, target vaksinasi ini diharapkan sebanyak mungkin, Namun kata dia,terdapat kendala di lapangan yakni,kendala geografi wilayah dan juga kendala informasi miring (HOAX) terkait Vaksin.

Selain Kendala geografis wilayah dan beredarnya informasi HOAX, Agnes juga menambahkan bahwa terdapat faktor kurangnya sosialisasi kepada masyarakat kepada Raja Ampat.

Sementara itu,Kapolres Raja Ampat,AKBP Andy Prihastomo, SH, S.I.K, MH saat ditemui sejumlah awak media di kantornya mengatakan, "jumlah presentasi masyarakat yang menerima vaksin saat ini belum mencapai target, berdasarkan data yang diterima dari Dinas Kesehatan Raja Ampat, jumlah presentasi masyarakat Raja Ampat yang menerima vaksin masih 32 persen, sementara target yang harus dicapai adalah 70 persen.

Jadi masih jauh dari harapan,yang harusnya 70%, sehingga kita coba lakukan upaya-upaya untuk menarik minat masyarakat di Raja Ampat ini untuk ikut vaksinasi di samping itu, kita juga lakukan himbauan-himbauan kepada masyarakat," jelasnya.

Dalam menarik minat masyarakat, Kapolres menerangkan pihaknya telah melakukan upaya-upaya yang inovatif, seperti menyediakan pulsa bagi para pelajar dan juga inovasi-inovasi lainya.

Terkait dengan usia pelajar, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah resmi membuka Vaksin Covid-19 bagi golongan usia 12 sampai 17 tahun.Vaksinasi untuk anak usia 12- 17 tahun itu diatur dalam Surat Edaran HK.02.02/I/1727/2021 tentang vaksinasi Tahap 3 bagi masyarakat rentan serta masyarakat umum lainya , sebagaimana dikutip dari media CNN Indonesia.

Keterlibatan para pelajar dalam vaksinasi tersebut, Kapolres menjelaskan,pemberian vaksin kepada pelajar dan pengajar adalah salah satu fokusnya.hal tersebut lanjut Kapolres Andy, sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan, bahwa kedepannya proses belajar mengajar akan dilakukan secara tatap muka, namun dengan syarat yakni,pelajar dan pengajar harus sudah divaksin.

"Dan saya melihat data pelajar yang ada di Raja Ampat ini juga masih sangat sedikit, sehingga kami mencoba membuat semacam rangsangan lah bagi para pelajar ini sehingga mereka tertarik," terang Kapolres.

Komentar Via Facebook :