Kapolda Sulteng Berjanji Akan Bekerja Secara Profesional

Oknum Kapolsek Parigi Moutong Tiduri Anak dari Tahanan, Akhirnya Dicopot Dari Kesatuan

Oknum Kapolsek Parigi Moutong Tiduri Anak dari Tahanan, Akhirnya Dicopot Dari Kesatuan

CYBER88 | Parigi - Keseriusan Polda Sulawesi Tengah dalam menangani dugaan pelanggaran asusila yang diduga dilakukan oknum Kapolsek Parigi Polres Parigi Moutong. Selasa, (19/10/21).

Yang mana oknum Kapolsek tersebut diduga meniduri anak dari tahanan Polsek Parigi, dengan iming-iming akan membebaskan ayah korban dari tahan Polsek Parigi.

Keseriusan Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi secara khusus dari Kabupaten Poso singgah ke Parigi Moutong untuk menjenguk dan melihat dari dekat kondisi korban yang tinggal di Desa Mertasari Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong.

Kapolda Sulteng didampingi Wakil Bupati Parigi Moutong H. Badrun Nggai, SH, Dirreskrimum, Kabidhumas Polda Sulteng dan Kapolres Parigi Moutong berkesempatan untuk berkoordinasi di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Parigi Moutong.

Dihadapan sejumlah media yang menunggu, Kapolda Sulteng mengatakan Kehadiran saya kesini adalah menunjukan, bahwa keseriusan Polda Sulteng menangani masalah Kapolsek di Parigi ini.

"Saya saat ini ditemani ibu Bupati, Bapak Wakil Bupati, Ketua KPAI Sulteng, kita datangi rumah korban meyakinkan bahwa saya akan professional menangani anggota yang salah," tegas Rudy

Rudy juga menjelaskan kronologis singkat kejadian apa yang dilakukan Kapolsek Parigi, serta mengatakan bahwa setelah menerima laporan tentang Kapolsek Parigi tanggal 15 Oktober 2021 pada saat itu juga perintahkan untuk di copot.

"Saya sudah perintahkan Bidpropam untuk tangani kasus ini, sekali lagi maksud kedatangan saya kesini adalah wujud keseriusan kami Polda Sulteng tangani kasus ini dan tetap bekerja secara professional," tutup mantan Komandan Korp Brimob Polri ini.

Komentar Via Facebook :