Abah Anton: Bung Arteria Sudah Minta Maaf, Kita Jangan Terus Memperpanjang Masalah Ini, Fokus ke Ancaman Lain yang Berada di Tanah Sunda

Abah Anton: Bung Arteria Sudah Minta Maaf, Kita Jangan Terus Memperpanjang Masalah Ini, Fokus ke Ancaman Lain yang Berada di Tanah Sunda

CYBER88 | Tasikmalaya -- Bung Artheria Dahlan kita lihat sudah minta maaf dihadapan publik dengan segala penyesalanya. Dengan Sudah minta maafnya Bung Aryheria tersebut, saya rasa kita sebagai orang Sunda harus Menunjukan jiwa besarnya.

Hal tersebut dikatakan Irjen. Pol (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, M.P.K.N., saat menyikapi permohonan maaf salah satu anggota DPR RI Arteria Dahlan dari Fraksi PDIP yang meminta jaksa Agung mengganti kepala Kejaksaan Tinggi yang berbicara bahasa Sunda dalam rapat.

“Mari kita maapkan bersama-sama dan masalah ini agar jadi Pelajaran kedepan kita, bersama sebagai sesama anak bangsa Indonesia, untuk sama-sama lebih saling menghargai dan menghormati  satu sama lain dalam segala asfek kehidupan, baik bahasa, budaya, adat tradisi dll, “Ucap Mantan Kapolda Jabar ini.

“Kalau kita terus memperpanjang masalah ini, saya rasa tidak elok juga, seakan2 kita sbg masyarakat sunda malah bida dianggap sbg Suku Pendendam, “Imbuh Purnawirawan Jenderal Bintang dua ini pada Cyber88.co.id, Sabtu (22/1/2022).

Kata Pria yang kerap disapa Abah Anton ini, Julukan sebagai Suku yang Pemaaf menurutnya lebih elok dan lebih terhormat dari pada sebagai suku Pendendam dengan alasan apapun juga. 

“Dalam hal ini tidak berarti saya sebagai orang sunda kok tiba-tiba seolah-olah jadi membela bung Arheria, saya orang Sunda Pituin Getih aing Getih Sunda asli ti Galunggung, saya juga tidak kenal dengan yang bersangkutan.

Sebagai buktinya sebelum semua jadi heboh dan ramai, Justru sayalah yang pertama kali Protes keras di media kepada Bung Artheria, menyambung pernyataan pak Tb Hasanudin, dan dirilis hampir di seluruh Media, “Ungkap Abah Anton.

“Masalahnya disini saya melihat justru berita-berita saat ini yang muncul kok semakin Tendensius, seakan-akan ada yang sengaja ingin menggoreng dan Mengadu domba orang sunda, mengadu domba sesama anak bangsa, “Keluhnya

Meski demikian, Abah Anton mengajak, semua pihak waspada dan membuka mata, karena banyak hal yang lebih urgent dan bermanfaat khususnya yang ada di Jawa Barat yang bisa dilakukan. 

“Salah satunya saat ini di Garut golongan Radikal dan Intoleran sudah Terang-terangan menginjak-ngajak dan menghina Pancasila dan NKRI. Meraka sengaja terang-terangan memproklamirkan Negara dalam Negara dengan Mengharamkan NKRI dan Pancasila. Bukankah hal ini merupakan Penghinaan dan Penghianatan kepada Ibu Pertiwi ?, Kata Abah Anton.
 
Tapi Kenapa ketika ibu Pertiwi yang ada di Tatar Sunda dihina dan dihianati kok orang sunda yang katanya mengaku NKRI pada diam ???, Tanya Abah.

Lain hal nya ketika Bung Artheria yg dianggap menghina bahasa sunda. Begitu heboh dan semua masy sunda Bersuara, tapi sebaliknya ketika salah satu Tanah Tumpahnya darahnya, lemah caina diinjak-injak bahkan terancam dikuasai , kok cuek-cuek aja pada hare hare, pada kemana atuh hey urang sunda ?  

kok gemanya tidak seheboh ketika bung Artheria dianggap menghina bahasa sunda  ??? Padahal peristiwa di Garut ini jelas-jelas ancaman yang nyata yang sudah ada di depan mata, tapi malah sebagian besar orang-orang sunda seakan pada menutup mata ..... , 

Apa tidak dengar di Media seorang ulama Ternama punya pesantren paling besar di Garut, karena menentang gerakan NII, sampai diancam-ancam dan dilarang syiar. 

Bahkan terakhir dikepung dalam sebuah madrasah oleh ratusan orang yg mengatas namakan Pembela NII, dengan membawa senjata tajam. Apa kira-kira hal tersebut bukan Pengancaman Ulama dan NKRI.??? 

Tapi kenapa justru ini yang sudah jelas-jelkas terjadi tapi seakan beritanya tertutup. Karena memang ada kelompok yang sengaja menutup nutupi rapat-rapat peristiwa tersebut. 

Kira-kira kita sebagai orang awam kalau dilihat dari skala ancaman mana yang lebih berbahaya dan mengancam keutuhan Bangsa dan Negara. Peristiwa garut atau Peristiwa Bung Artheria ??? 

Mari kita berpikir cerdas, Jawaban orang waras pasti Peristiwa Garut. Dari kajian tersebut saya berpikir walaupun bung Artheria nemang salah dan hilap tapi,  berita-beritanya tersebut sepertinya ada yang sengaja mendesign untuk mengadu domba sesama anak bangsa. 

Untuk itu saya mengajak secara pribadi dan sesama anak bangsa lebih baik masalah dengan bung Arhria kita Sudahi sampai disini saja, kalau ada yang ngotot mau memperpanjang, apa benar-benar kesalahan bung Arteria memang tak termaapkan ??? 

Saat ini saya pikir lebih baik kita focuskan energi kita untuk membela Garut yang benar-benar sedang Terancam NII bila memang kita sebagai orang sunda yang masih mencintai NKRI. 

Mari kita buka mata dan hati kita lebar-lebar. Focus dan perhatian kita dialihkan kpd hal-hal yang bersifat Devide et impera, dan jangan mau lagi sebagai sesama anak bangsa diadu domba titik ... 

Kalau mau berperang mari kita sama-sama perangi antek-antek NII yang saat ini ada dan mengancam Tatar sunda  Garut. Cag, Rahayu Urang sunda, “Kta Abah Anton Mengakhiri pernyataannya. (Red)

Komentar Via Facebook :