Oknum Kades Banjarsari Ditangkap Warga Saat Tungganggi Istri Sekdes

Oknum Kades Banjarsari Ditangkap Warga Saat Tungganggi Istri Sekdes

CYBER88 | Lamsel -- Perkara yang satu ini memang sangat sulit untuk tidak dilakukan bilamana nafsu telah merasuk alam pikiran, sehingga tidak memikirkan betapa malu dan beratnya resiko yang akan didapat sebagai bapak masyarakat (Kades) yang seharusnya memberi contoh yang baik kepada warga, ini malah sebaliknya. 

Sebagaimana gencarnya pemberitaan terhadap Oknum Kepala Desa Banjarsari, Kecamatan Waysulan, Kab. Lamsel, yang mana sang kades, Nurodin digerebek warganya ketika diduga sedang melakukan hubungan intim bersama istri bawahannya selaku Sekertaris Desa (Sekdes) di dalam kamar rumah ibu sang Sekdes.

Pengerebekan warga terhadap sang Penguasa Desa (Kades) lantaran selama ini warga curiga dengan Kades yang kerab bersamaan NY istri Sekdes.

Sejak Kamis (3/2) pukul 22.00, warga telah memantau keberadaan Kades bersama NY di rumah mertuanya yang pada saat itu tidak ada di rumah sejak beberapa hari karna ada keperluan pergi keluar daerah.

Menurut info, memang kedua pasangan tersebut sering bersamaan, dan pada Kamis sekitar pukul 22.00 saat mereka memasuki rumah mertua NY dan diduga akan melakukan hubungan intim warga mulai melakukan pengintaian, oleh warga ditunggu sampai sekitar pukul 01.30, dan pas pukul 01.30, warga mengeruduk ke dalam rumah ibu mertua NY dan memeriksa keberadaan sang Kades di kamar.

Astaga!! terlihat keduanya sedang melakukan layaknya hubungan suami istri tanpa sehelai benang pun, alias bugil.

Oknum Kades yang merasa kaget dan ketakutan karena terdengar ada suara orang, berusaha kabur dengan cara menerobss jendela, namun sayang niatnya untuk kabur pupus dari harapan, karena di luar warga telah mengepung rumah mertua NY dan sang Kades ditangkap warga.

Warga yang ikut mengerebek pasangan selingkuh menjelaskan, benar-benar dugaan kami kalau Kades ada perselingkuhan dengan istri Sekdes.

"Seru banget nih Pak! mereka saat ini sedang disidang pokoknya rame, ada Kapolsek, Camat, yang hadir," ujar warga yang minta jagan disebut kalau ia yang bercerita.  

Kemudian warga juga menjelaskan, setelah mereka kami grebek dan telah mengunakan baju, keduanya kami giring ke Balai Desa untuk disidang dan ada yang menghubungi Kapolsek, ada yang menghubungi Camat.

"Karena zaman sudah canggih melalui aplikasi WhatsApp, kabar sudah tersebar kemana-mana entah siapa yang menginfokan pengerebekan ini, sehingga warga pada berdatangan bak pasar malam," ungkap sumber. [Andy]

Komentar Via Facebook :