Dinas Pariwisata Raja Ampat: Laut Saonek Berpotensi Jadi Spot Diving Baru

Dinas Pariwisata Raja Ampat: Laut Saonek Berpotensi Jadi Spot Diving Baru

Proses Transplantasi karang di Pantai Kampung Saonek, Waigeo Selatan, Raja Ampat. Foto: Istimewa

CYBER88 | Raja Ampat -- Raja Ampat merupakan daerah yang terkenal dengan wisata bawah lautnya yang mempesona. Selain menyimpan spesies yang langka di dunia, hamparan terumbu karangnya juga menyuguhkan keindahan yang tak ada bandingannya dengan daerah di belahan bumi lainya.

Pesona Raja Ampat ini kerap memicu gairah Wisatawan Dunia untuk berkunjung ke Daerah yang dijuluki "Sepenggal Surga yang Jatuh ke bumi ini'.

Kendati demikian, kekayaan alam Raja Ampat ini perlu dijaga dan dirawat sehingga keindahannya dapat terwariskan kepada generasi-generasi yang akan datang.

Kaitanya dengan hal tersebut, Dinas Pariwisata, PADRA dan BAF serta sejumlah pihak terkait lainya menggelar transplantasi karang dan Rehabilitasi Karang di Kampung Saonek, Waigeo Selatan, Rabu (30/3).

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Ellena Risamasu ST, kepada sejumlah awak media di Raja Ampat menjelaskan, bahwa kegiatan transplantasi dan rehabilitasi karang di Raja Ampat telah menjadi salah satu fokus utama Dinas Pariwisata.

Ellen menerangkan, program tersebut merupakan prioritas Dinas Pariwisata Raja Ampat untuk terus menjaga keindahan bawah laut Raja Ampat yang telah menjadi objek wisata global. 

Lebih lanjut Kata Ellen, Bukan hanya transplantasi, tapi setelah menyelesaikan proses transplantasi, juga akan dilanjutkan dengan pengangkatan Bintang Laut Berduri atau Crown of Thorns Starfish yang telah sering dilakukan dengan para pemerhati laut Raja Ampat beberapa waktu terakhir ini. 

Ellen menilai, keindahan bawah laut di sekitaran area kampung Saonek, Waigeo Selatan tersebut berpotensi menjadi salah satu atraksi objek wisata baru di Kabupaten Raja Ampat.

"Lokasi ini tentunya akan berpotensi baru untuk spot diving. Lalu juga selain kesempatan masyarakat untuk belajar, kegiatan ini pun akan kami dorong untuk jadi atraksi baru wisata berupa rehabilitasi dan transplantasi karang tentunya dipandu dengan guide yang sudah berpengalaman," tandas Ellena.
(A.M)

Komentar Via Facebook :