Dua Alat Berat Diturunkan Untuk Menyingkirkan Material Longsor yang Menutupi Akses Jalan Nasional Bagbagan - Kiaradua

Dua Alat Berat Diturunkan Untuk Menyingkirkan Material Longsor yang Menutupi Akses Jalan Nasional Bagbagan - Kiaradua

CYBER88 | Sukabumi -- Jalur nasional yang menghubungkan Bagbagan–Kiaradua, Kabupaten Sukabumi, terputus total akibat longsor di dua titik. Hingga Senin (12/01/2026) pukul 10.00 WIB, kendaraan dari kedua arah belum dapat melintas karena badan jalan masih tertutup material tanah dan bebatuan.

Peristiwa longsor terjadi pada Minggu (11/01/2026) sekitar pukul 09.30 WIB setelah wilayah Kecamatan Simpenan diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama dua hari berturut-turut.

Penilik Jalan Nasional Bagbagan –Jampangkulon, Deni Wahid Laksmana, menyampaikan bahwa longsor terjadi di KM 164+500 wilayah Cisarakan dan KM 159+100 wilayah Cimapag, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

“Lokasi yang paling parah berada di Cisarakan. Material longsor cukup tebal dan menutup badan jalan secara luas, ditambah adanya batu besar,” ujar Deni di lokasi kejadian.

Pihak PU telah mengerahkan dua unit alat berat untuk membuka akses jalan. Namun, proses pembersihan material longsor belum berjalan optimal akibat kondisi cuaca yang masih ekstrem.

“Alat berat sudah kami turunkan, tetapi hujan deras menyebabkan pekerjaan sering terhenti dan memicu longsor susulan,” jelasnya.

Guna mempercepat penanganan, Pemerintah Desa Kertajaya bersama Babinsa Desa Kertajaya melakukan koordinasi dengan pihak swasta di wilayah Simpenan. Dua perusahaan turut membantu dengan menurunkan alat berat tambahan ke lokasi longsor.

Babinsa Desa Kertajaya, Serda Zaiful Ansori, mengatakan bantuan alat berat dari pihak perusahaan sangat dibutuhkan mengingat kondisi lapangan yang berat.

“Evakuasi belum selesai karena hujan masih turun. Untuk mempercepat pembukaan akses, kami dibantu satu excavator dan satu dozer dari perusahaan yang ada di wilayah Simpenan,” kata Zaiful.

Hingga siang hari, petugas gabungan masih berupaya membersihkan material longsor. Pengendara diimbau untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Komentar Via Facebook :