HMI Badko Jabar Dorong PPATK-Polri Buka Aliran Dana Dony Salmanan Pada Kepala Daerah

HMI Badko Jabar Dorong PPATK-Polri Buka Aliran Dana Dony Salmanan Pada Kepala Daerah

CYBER88 | Bandung -- Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri terus melakukan penelusuran terkait aliran dana dari Doni Salmanan, tersangka penipuan trading opsi biner Quotex.

Salah satunya dengan memeriksa sejumlah publik figur yang telah menerima hadiah saweran sejumlah uang dan barang dari Doni Salmanan. 

Menurut Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol. Reinhard Hutagaol pemberian hadiah dan uang kepada sejumlah publik figur diduga menjadi modus Doni Salmanan untuk mempromosikan diri sehingga menarik orang untuk trading di Binary Option Quotex, di mana dia sebagai afiliatornya. 

Teranyar, Himpunan Mahasiswa Islam Badko Jawa Barat melalui Wasekum Bidang Politik & Demokrasi Hilman Khadafi menduga ada aliran dana dari Dony Salmanan kepada Kepala Daerah di Jawa Barat. 

"Kami menduga ada aliran dana dari Dony Salmanan kepada kepala daerah di jawa barat yang ini harus diperiksa dan disampaikan kepada publik oleh polri dan PPATK," ujar Hilman, Jum'at (20/22). 

Hilman menyampaikan bahwa HMI Badko Jawa Barat dalam waktu dekat akan berkirim surat kepada PPATK untuk meminta dibukanya aliran dana dari Dony Salmanan kepada Kepala Daerah di Jawa Barat. 

Ia menambahkan, dugaan kami tentu berdasar, untuk itu kami mendorong kepada pihak Polri dan PPATK untuk memeriksa dan membuka aliran dana dari Dony Salmanan kepada siapa saja jangan aliran dana kepada publik figur saja yang dibuka oleh Polri dan PPATK.

"Kita yakinkan kepada PPATK dan POLRI bahwa BADKO HMI Jawa Barat 100% bersama PPATK dan POLRI, mendukung penuh pengungkapan ini. PPATK tidak perlu ragu dan takut untuk membuka aliran dana dari Saudara Doni Salmanan kepada salah satu Kepala Daerah di Jawa Barat, karena BADKO HMI Jawa Barat akan mem-back-up PPATK dan POLRI." 

"Sampai saat ini, kita, masyarakat, dan publik, sama sekali belum melihat ada Kepala Daerah di Jawa Barat yang datang ke MABES POLRI untuk mengembalikan uang yang sudah diterima dari Doni Salmanan. Untuk itu, kita desak untuk buka saja datanya," pungkasnya dalam keterangan tertulis.

Komentar Via Facebook :