Indikasi korupsi di kecamatan Binawidya Tampan, Kelurahan Tampan kembali terendus DPD LSM GEMPUR Riau, PJ Walikota diminta evaluasi kinerja camat
DPD LSM GEMPUR : Minta APH Segera Audit Belanja Barang dan Jasa Kec. Binawidya Tampan
CYBER88 | Pekanbaru - Indikasi korupsi di kecamatan Binawidya Tampan, Kelurahan Tampan kembali terendus DPD LSM GEMPUR Riau. Senin, (25/07/22).
Kepada kru media via pesan WhatsApp, bung Arif kembali menyinggung kinerja Edi Suherman selaku Camat Binawidya Tampan. Bukan kali ini saja DPD LSM GEMPUR Riau ungkap indikasi korupsi selama Edi Sue (panggilan akrab Edi,red) ke publik, namun bak belut dalam lumpur, indikasi korupsinya selalu tidak tersentuh Aparat Penegak Hukum.
BACA JUGA Hasanul Arifin Mencium Indikasi Korupsi di SKPD Kecamatan Binawidya Tampan
"Pada data yang saya miliki, ada Belanja barang dan jasa, penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik sebesar Rp 253.089.276.00 pada anggaran kecamatan Binawidya Tampan tahun 2021, Pertanyaan saya anggaran untuk belanja barang dan jasa apa ini pak camat? Jika melihat nomenklaturnya apakah ini benar pembayaran rek listrik dan wifi? Berapa anggaran yg di keluarkan untuk listrik dan wifi / kantor lurah dan kantor camat?," Ujarnya
Bung Arif juga menyampaikan Pada data yang ada ada Belanja barang dan jasa , penyediaan jasa pemeliharaan, pajak dan perizinan kendaraan dinas operasional atau lapangan sebesar Rp143,565,700,00
Pertanyaan saya, berapa unit mobil motor dinas yang di rawat dan berapa unit mobil dan motor dinas yang di bayar pajaknya.
"Karena setahu saya yang menggunakan kendaraan mobil dinas hanya camat saja, sedangkan kendaraan dinas Sekcam, lurah adalah sepeda motor. Berapa pajak mobil dinas dan sepeda motor dinas yang di gunakan? Indikasi mark up anggaran belanja barang dan jasa listrik serta anggaran perawatan, perizinan kendaraan dinas ini ada.
Artinya, Ada 5 kelurahan di kecamatan Binawidya, dan menurut sumber biaya wifi dan listrik tokennya sebesar Rp 2 jt / kelurahan, saya yakin masyarakat Riau khususnya warga Binawidiya Tampan yang melek korupsi bisa menghitung indikasi korupsinya.
Dan saya meminta dengan tegas kepada PJ Walikota untuk secepatnya evaluasi kinerja para camat terkhusus kecamatan saya yang tercinta kecamatan Binawidya Tampan,juga kepada para APH untuk mengaudit belanja barang dan jasa kec. Binawidya Tampan," tukasnya kesal.
Saat kru media bertanya via pesan WhatsApp kepada Edi Sue, Edi Sue enggan menjawab sekalipun sudah dibaca.


Komentar Via Facebook :