Gelorakan Kembali Event di Raja Ampat Dinilai Efektif Pulihkan Ekonomi, Lantas apa Formulasi dari Dinas Teknis?

Gelorakan Kembali Event di Raja Ampat Dinilai Efektif Pulihkan Ekonomi, Lantas apa Formulasi dari Dinas Teknis?

CYBER88 | Raja Ampat -- Pasca pandemi merambah tanah air, stabilitas perekonomian sedang dalam kondisi terpuruk tak terkecuali juga di Kabupaten Raja Ampat.Untuk memulihkan kembali perkonomian daerah, maka pemerintah daerah perlu menyediakan formulasi dan kebijakan strategis sebagai upaya untuk meminimalisir dampak daripada pandemi Covid-19.

“Dengan adanya persoalan ini, saya merasa perlu untuk menyarankan kepada pemerintah daerah melalui dinas-dinas teknis agar memiliki formulasi yang dianggap strategi sehingga dapat meminimalisir dampak dari pandemi Covid-19 ini”, ujar Manus , salah satu pemuda Raja Ampat kepada media ini di Waisai, Sabtu (10/9) kemarin.

Dengan adannya dampak ini,Tak bisa dipungkiri bahwa tingkat pendapat masyarakat saat ini dalam kondisi menurun, begitu juga dengan Pendapat Asli 
Daerah (PAD) kabupaten Raja Ampat.

Menurut Manus,Hal ini ditenggarai lantaran berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan di daerah Raja Ampat sehingga berfluktuasi pada pendapatan ekonomi masyarakat.

“kita ketahui bersama bahwa pendapatan masyarakat sebagian besar lebih pada dua sektor, yakni sektor perikanan dan juga sektor pariwisata. Sebab itu, Formulasi yang dibuat harus ada kaitannya dengan dua sektor tersebut,"  terangnya.

Dalam kondisi ini kata dia, pemerintah daerah dituntut untuk merangsang kembali gairah wisata di Raja Ampat dengan menggelar kembali event-event di daerah sehingga menarik minat wisatawan. Dengan demikian tingkat pendapatan masyarakat juga mengalami peningkatan begitupun dengan PAD kabupaten Raja Ampat juga ikut distimulasi.

“Katakanlah digelar kembali Festival Bahari, Festival Gemar Makan ikan, Festival Suling Tambur, Festival Pesona Raja Ampat serta event-event lainya di Raja Ampat. Digelar kembalinya event-event ini diyakini sebagai satu instrumen strategi yang mampu mengembalikan tingkat pendapatan daerah dan masyarakat pada titik normal,"  jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, mendorong program ini merupakan sebuah keharusan karena sektor Industri Pariwisata dan perikanan merupakan Leading Sektor di Raja Ampat, yang mana program ini juga tertuang dalam visi dan misi Bupati dan wakil Bupati Raja Ampat.

Didorongnya program ini bukan semata menargetkan peningkatan perekonomian masyarakat, namun, juga menjadi satu upaya untuk melestarikan seni dan budaya Raja Ampat yang merupakan identitas yang tak bisa dilepas pisahkan dengan kehidupan bermasyarakat.

Manus yakini bahwa jika pemerintah daerah gelorakan kembali event-event di daerah, maka cita-cita untuk memulihkan kembali perkonomian daerah dan mengembalikannya ke titik nornal dapat terealisasi dalam kurun waktu yang tak terlalu lama.

Sebagai otoritas yang memiliki kewenangan 
untuk merumus kebijakan, Dinas-dinas teknis di lingkungan Pemerintah Daerah Raja Ampat diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendorong program yang konstruktif.

“Kita sedang dalam upaya untuk memulihkan ekonomi daerah dan masyarakat karena dampak dari pandemi ini. Sehingga Dinas-dinas teknis di lingkungan pemerintah kabupaten Raja Ampat ini harusnya merumuskan program yang memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat," katanya.

Lebih lanjut dikatakan, jika rumusan program yang tidak memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat, maka segala upaya untuk memulihkan kembali perkonomian daerah akan tetap berpacu pada pusaran yang stagnan.

Maka dari itu, dengan menghidupkan kembali event-event di daerah merupakan formulasi strategis dalam rangka merangsang perkonomian daerah dan juga masyarakat.

Terlaksananya program ini maka secara otomatis gerbang pariwisata kembali terbuka lebar bagi para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Demikian juga dapat berimbas pada sektor-sektor lainnya.

Komentar Via Facebook :