Pelajar Tewas Tergilas Truk Tangki CPO di Jalintim Pelalawan Riau, Sopir Kabur 

Pelajar Tewas Tergilas Truk Tangki CPO di Jalintim Pelalawan Riau, Sopir Kabur 

CYBER88 I Pelalawan -  Seorang pelajar SMA Negeri I Pangkalan kerinci Pelalawan Riau, tewas tergilas  truk di  Jalan Lintas Timur KM 88, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (26/08) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Informasi diperoleh, sebelumnnya,  seorang pelajar bernama Natanael Purba (15 tahun), warga Desa Kemang, meninggal dunia di tempat setelah tubuhnya tergilas truk tangki yang langsung kabur meninggalkan lokasi kejadian. Korban yang tercatat sebagai siswa SMAN 2 Pangkalan Kerinci kemudian dibawa ke RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci, guna outopsi.

Sementara itu, pengemudi DFSK Pick Up, Nasrun Jamil (31 tahun), selamat tanpa luka berarti. Truk tangki CPO yang terlibat justru melarikan diri, sehingga kini tengah dalam pengejaran. 

Dari hasil olah TKP, diketahui sepeda motor yang dikendarai korban datang dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci. Saat berusaha mendahului truk tangki di depannya, motor korban justru oleng dan bertabrakan dengan mobil DFSK dari arah berlawanan.

Benturan itu membuat korban terjatuh ke kanan hingga masuk ke kolong truk tangki yang kemudian menggilas tubuhnya. Tragisnya, sopir truk tangki tersebut langsung kabur dari lokasi. Akibat kejadian ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta.

Kasat Lantas AKP Enggarani Laufria,membenarkan, bahwa  laka  ini diduga terjadi akibat kurang hati-hatinya korban saat mendahului kendaraan di depannya tanpa memperhatikan arus dari lawan arah.

Ia  menyebuperistiwa tersebut melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor Honda Beat BM 3971 IW, mobil pick up DFSK BM 8822 CJ, dan sebuah truk tangki pengangkut CPO yang belum diketahui identitas maupun nomor polisinya

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi truk tangki CPO yang melarikan diri. Sopirnya akan kami kejar hingga tertangkap,” ujar Kasatlantas.

Kabar duka ini juga mengguncang lingkungan sekolah korban. Kepala SMAN 2 Pangkalan Kerinci Misnari SPd MPd menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas kepergian siswanya.*

Komentar Via Facebook :