Fenomena Anak Koin di Pelabuhan Merak: Antara Risiko Keselamatan dan Cermin Sosial

Fenomena Anak Koin di Pelabuhan Merak: Antara Risiko Keselamatan dan Cermin Sosial

Ilustrasi anak koin.

CYBER88 | Cilegon, Banten — Fenomena anak-anak yang menyelam mencari koin di sekitar Pelabuhan Merak, yang dikenal sebagai anak koin, masih kerap terlihat hingga kini. Mereka rela mempertaruhkan keselamatan dengan berenang di antara kapal dan ombak demi uang receh dari penumpang.

Pemandangan ini bukan sekadar hiburan bagi penumpang kapal. Di balik aksi mereka tersimpan kisah pilu anak-anak yang terpaksa meninggalkan bangku sekolah untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Fenomena ini menjadi cermin persoalan sosial yang belum tersentuh tuntas, termasuk kemiskinan dan keterbatasan akses pendidikan.

Forum Wartawan Kebudayaan (FORWARD) Kota Cilegon menyatakan keprihatinannya. Ketua Umum FORWARD, Rizal Arif Baihaqi, menegaskan bahwa anak koin tetap manusia dengan martabat dan hak yang harus dijaga, termasuk dari perlakuan tidak manusiawi. “Pelabuhan bukan hanya gerbang ekonomi, tetapi juga wajah kemanusiaan sebuah kota. Cara kita memperlakukan orang lain adalah cermin dari kedewasaan kebudayaan kita,” ungkapnya. FORWARD mendorong aparat dan pengelola pelabuhan untuk menangani isu ini dengan pendekatan kemanusiaan, bukan semata penertiban.

Sementara itu, Syamsudin General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak menjelaskan bahwa tugas pihak pelabuhan adalah memastikan anak koin tidak berada di sisi kapal saat kapal bersandar, karena sangat berisiko.

 “Mereka masuk dari sisi kiri dan kanan dermaga, berenang di luar area resmi. Kalau tidak dijaga, mereka bisa terus masuk. Kami menjaga keselamatan mereka, apalagi cuaca beberapa hari ini buruk dan angin cukup kuat. Ini bagian dari edukasi dan perhatian kami terhadap mereka,” ujarnya.pada 27/10/2025.

Pemerintah daerah, KSOP Banten, asdp, dan pihak swasta di sekitar pelabuhan diharapkan mengambil langkah nyata, mulai dari program perlindungan anak, pendidikan pesisir, hingga pembinaan sosial, agar anak-anak ini tidak terjebak dalam lingkaran kemiskinan.

Fenomena anak koin di Pelabuhan Merak menjadi pengingat sekaligus tantangan sosial bagi kota Cilegon: bagaimana wajah pelabuhan dan kota ini bisa mencerminkan kepedulian, bukan ironi sosial yang dibiarkan tanpa solusi.


 

Komentar Via Facebook :