Jalan Transmigrasi Tanjung Agung (Muara Tetap) Parah, Warga Minta Pemkab Kaur Tindak Cepat. Janji Parpol Sering Hanya Omong Kosong
CYBER88 | Kaur, Bengkulu -- Jalan penghubung antara desa induk dan permukiman transmigrasi yang ada di Desa Tanjung Agung Kecamatan Muara Tetap Kabupaten Kaur semakin parah kondisinya setelah bertahun-tahun tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
Jalan yang dibangun bersama dua gelombang transmigrasi (masing-masing 100 KK, 50% setiap gelombang) sejak beberapa dekade lalu masih belum diaspal dan kini banyak celah, genangan air, bahkan bagian-bagian yang roboh.
Kondisi ini menimbulkan kesulitan besar bagi warga. Pengangkutan hasil bumi sulit mencapai pasar, akses ke fasilitas kesehatan terhambat (terutama untuk mengangkut orang sakit), dan aktivitas sehari-hari terganggu. Warga sudah berkali-kali menyampaikan aspirasi, namun tidak ada tindakan khusus yang diambil setelah pengelolaan transmigrasi dialihkan ke pemerintah daerah.
Lebih parah, berbagai calon dari partai politik mulai dari tingkat desa hingga kabupaten, selalu menjanjikan perbaikan jalan saat masa kampanye. Namun dalam kenyataannya, janji itu seringkali tinggal janji tanpa tindakan nyata.
"Kita sudah dengar janji berkali-kali dari para calon, tapi sampai sekarang tidak ada perubahan. Kita butuh jalan yang layak SEGERA, bukan janji saja. Hasil panen kita macet, orang sakit susah ke rumah sakit," ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.
Dengan situasi yang semakin memburuk, warga menuntut pemerintah Kabupaten Kaur untuk memberikan perhatian KHUSUS dan menempatkan jalan ini sebagai PRIORITAS PEMBANGUNAN yang tidak bisa ditunda lagi, demi meningkatkan kesejahteraan warga transmigrasi dan desa sekitar. (riko)


Komentar Via Facebook :