Debu Krakatau Posco Kembali Teror Warga Ciwandan, Hasbi Sidik: Warga Bukan Korban Percobaan!
CYBER88 | CILEGON — Aktivitas industri PT Krakatau Posco kembali membuat warga Kecamatan Ciwandan resah. Debu tebal yang beterbangan pada malam hari mengganggu kenyamanan dan dinilai mengancam kesehatan masyarakat.
Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Gerindra, Hasbi Sidik, mengecam keras lemahnya tanggung jawab perusahaan dan buruknya komunikasi kepada warga terdampak.
“Warga mau istirahat, tiba-tiba rumah kemasukan debu. Ini bukan masalah kecil. Surat hanya sampai lurah atau kecamatan, tapi masyarakat tidak pernah benar-benar diberi tahu,” tegas Hasbi, Jumat (6/2/2026).
Hasbi menilai persoalan ini terus berulang tanpa solusi nyata. Ia menolak jika perusahaan hanya berlindung di balik permintaan maaf. “Jangan ujung-ujungnya cuma minta maaf. Debu ini masuk rumah, dihirup anak-anak. Ini ancaman serius bagi kesehatan,” katanya.
Ia mendesak Krakatau Posco mengambil langkah konkret seperti mitigasi lingkungan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga bantuan bagi warga terdampak. “Kalau industri menimbulkan dampak, harus ada tanggung jawab nyata. Jangan masyarakat terus jadi korban,” ujarnya.
Hasbi juga menegaskan dirinya merasakan langsung dampak debu tersebut. “Saya orang sini, keluarga saya juga kena. Perusahaan harus transparan dan serius. Warga Ciwandan bukan korban percobaan industri,” pungkasnya.
Keluhan warga juga disampaikan Heni Sumiati, yang mengaku terganggu asap tebal dan suara bising dari kawasan industri. “Suara seperti ombak besar, asap mengepul malam hari. Bagaimana ini Pak Dewan?” tulisnya di grup WhatsApp warga, Kamis (5/2/2026).
Heni menyebut meski ada surat edaran, warga tetap menderita akibat aktivitas industri. “Apakah masyarakat harus terus menerima debu dan penyakit? Sampai sekarang masih berisik dan berbahaya,” ujarnya.


Komentar Via Facebook :