379 Lulusan Unwidha Klaten Diwisuda, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

379 Lulusan Unwidha Klaten Diwisuda, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

CYBER88 | KLATEN – Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten kembali mengukuhkan para lulusan dalam prosesi Wisuda ke-78 yang digelar di kampus setempat, Sabtu (29/8/2026). Sebanyak 379 wisudawan dan wisudawati resmi menyelesaikan pendidikan mereka.

Prosesi wisuda dipimpin Rektor Unwidha Klaten, Prof. Dr. Triyono, M.Pd., didampingi jajaran pimpinan universitas, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia, para dosen, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unwidha Klaten, Purwo Haryono, melaporkan, dari 379 lulusan tersebut terdiri atas 31 lulusan Magister Pendidikan (M.Pd.), 125 Sarjana Pendidikan, 73 Sarjana Manajemen, 30 Sarjana Akuntansi, 9 Sarjana Teknologi Pertanian, 38 Sarjana Teknik, 30 Sarjana Komputer, dan 21 Sarjana Psikologi.

Selain itu, terdapat tujuh Ahli Madya Komputer, 14 Ahli Madya Fisioterapi, serta satu Ahli Madya Manajemen Perpajakan.

Dengan tambahan lulusan tersebut, Unwidha Klaten hingga kini telah meluluskan 34.576 orang dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam wisuda kali ini, capaian akademik tertinggi diraih Galuh Desi Permata Sari dari Program Studi PPKN. Sementara wisudawan termuda adalah Aqila Marsya Aashita Putri dari Program Studi Fisioterapi yang berusia 20 tahun. Adapun wisudawan tertua adalah Widodo, asal Kulon Progo, berusia 54 tahun.

Purwo menegaskan, Unwidha tidak hanya berfokus mencetak lulusan, tetapi juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa.

“Unwidha terus berkomitmen ikut mencerdaskan bangsa dengan mencetak lulusan yang memiliki intelektual tinggi, berkarakter, inovatif, inspiratif dan berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unwidha Klaten Prof. Dr. Triyono, M.Pd. berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan wisuda sebagai awal untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

“Wisuda bukan akhir dari proses belajar, tetapi menjadi awal dari perjalanan saudara menjalani kehidupan dan menata masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Triyono juga mengungkapkan target Unwidha Klaten untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan mengejar akreditasi institusi unggul.

Menurutnya, peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen serta kualitas sumber daya manusia terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Capaian prestasi mahasiswa, dosen dan perkembangan kualitas SDM terus kami dorong dalam rangka penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menuju pencapaian akreditasi unggul institusi,” ungkapnya.

Selain itu, Unwidha juga memberikan peluang bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister melalui berbagai skema beasiswa yang tersedia di kampus.

Dengan demikian, momentum Wisuda ke-78 tidak hanya menjadi perayaan kelulusan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Unwidha Klaten dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Prosesi wisuda dipimpin Rektor Unwidha Klaten, Prof. Dr. Triyono, M.Pd., didampingi jajaran pimpinan universitas, Ketua Yayasan Pendidikan Indonesia, para dosen, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Klaten.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unwidha Klaten, Purwo Haryono, melaporkan, dari 379 lulusan tersebut terdiri atas 31 lulusan Magister Pendidikan (M.Pd.), 125 Sarjana Pendidikan, 73 Sarjana Manajemen, 30 Sarjana Akuntansi, 9 Sarjana Teknologi Pertanian, 38 Sarjana Teknik, 30 Sarjana Komputer, dan 21 Sarjana Psikologi.

Selain itu, terdapat tujuh Ahli Madya Komputer, 14 Ahli Madya Fisioterapi, serta satu Ahli Madya Manajemen Perpajakan.

Dengan tambahan lulusan tersebut, Unwidha Klaten hingga kini telah meluluskan 34.576 orang dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam wisuda kali ini, capaian akademik tertinggi diraih Galuh Desi Permata Sari dari Program Studi PPKN. Sementara wisudawan termuda adalah Aqila Marsya Aashita Putri dari Program Studi Fisioterapi yang berusia 20 tahun. Adapun wisudawan tertua adalah Widodo, asal Kulon Progo, berusia 54 tahun.

Purwo menegaskan, Unwidha tidak hanya berfokus mencetak lulusan, tetapi juga terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa.

“Unwidha terus berkomitmen ikut mencerdaskan bangsa dengan mencetak lulusan yang memiliki intelektual tinggi, berkarakter, inovatif, inspiratif dan berintegritas,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Unwidha Klaten Prof. Dr. Triyono, M.Pd. berpesan kepada para wisudawan agar menjadikan wisuda sebagai awal untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

“Wisuda bukan akhir dari proses belajar, tetapi menjadi awal dari perjalanan saudara menjalani kehidupan dan menata masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Triyono juga mengungkapkan target Unwidha Klaten untuk terus meningkatkan kualitas kelembagaan dan mengejar akreditasi institusi unggul.

Menurutnya, peningkatan prestasi mahasiswa dan dosen serta kualitas sumber daya manusia terus dilakukan sebagai bagian dari penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Capaian prestasi mahasiswa, dosen dan perkembangan kualitas SDM terus kami dorong dalam rangka penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus menuju pencapaian akreditasi unggul institusi,” ungkapnya.

Selain itu, Unwidha juga memberikan peluang bagi para lulusan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister melalui berbagai skema beasiswa yang tersedia di kampus.

Dengan demikian, momentum Wisuda ke-78 tidak hanya menjadi perayaan kelulusan, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen Unwidha Klaten dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

Komentar Via Facebook :