PETAKA KERACUNAN MASSAL DIACARA MAULUDAN DI DESA CISARUA NAGRAK SUKABUMI.
SUKABUMI, CY88ERNEWS.COM.
Berita terkini keracunan massal pada kegiatan acara Mauludan di mesjid Al Hidayah di Kampung Baru Jagung RT 04 RW 10 yang digelar pada hari Sabtu ( 14/12/19) adalah 125 orang kata pihak Puskesmas Nagrak Kabupaten Sukabumi. Namun, sebahagian besar sudah berangsur pulih dan bisa pulang kerumahnya masing masing.
Mamak ( 48) salah seorang korban keracunan beserta anak lelakinya Reval ( 11) di Puskesmas Nagrak menyatakan bahwa ia dari kampung Babakan desa Munjul Nagrak beserta keluarganya datang ke mesjid Al Hidayah RT 04 RW 10 Kampung Baru Jagung Desa Cisarua Nagrak untuk menyaksikan santapan rohani berupa acara mauludan. Ia dan anaknya makan telur sekitar jam 19.20 dan pada pagi harinya terasa mual mual mau muntah, kepala pusing dan buang air besar. Begitupun yang dialami oleh anaknya Reval, mengalami gejala yang sama. Pagi pagi sekali langsung ia dan anaknya ke Puskesmas. Dan, disana sudah banyak korban korban akibat makan makanan di acara mauludun.
" Makan telor sekitar waktu solat Isya dan terasa pagi mual mual, Kepala pusing dan berak berak. Pagi pagi langsung ke Puskesmas. Sekarang masih terasa demam. Kemarin bilangnya ada 180 orang dan banyak yang dibawa ke RSUD Sekarwangi Cibadak ", Kata Mamak ke CY88ERNEWS.COM.
Begitupun hal senada disampaikan Indri ( 19). Indri makan nasi yang sudah dingin sekitar jam 13.00 wib dan terasa mual mual, kepala pusing, demam dan buang air sekitar jam 02.00 wib.
" Makan nasi yang sudah dingin jam satu siang dan terasa jam dua malam. Mual mual, pusing, demam dan buang air besar, " Kata Indri lesu di Puskesmas Nagrak.
Menurut informasi acara mauludan yang digelar di mesjid Al Hidayah di kampung Baru Jagung Desa Cisarua Nagrak Kabupaten Sukabumi, para korban keracunan terdiri dari tiga desa dan tiga kampung yg berdekatan dan menyaksikan acara itu. Yaitu Kampung Baru Jagung Desa Cisarua, Kampung Babakan Desa Munjul dan kampung Sinagar Kolot Desa Nagrak Utara Kabupaten Sukabumi. Jenis jenis makanan yang mereka santap adalah telur rebus, gudeg nangka, mie dan sambal. Setelah menikmati makanan tersebut tak berapa lama mereka merasakan mual mual, kepala pusing, demam dan buang air besar. Keesokan harinya mereka ke puskesmas dan mereka sadari gejala yang mereka alami ternyata terjadi secara massal dikampung Baru Jagung Desa Cisarua Nagrak, di kampung Babakan Desa Munjul Nagrak, dan di kampung Sinagar Kolot Desa Nagrak Utara. Tiga desa dan tiga kampung itu memang wilayahnya berdekatan sehingga ketika ada acara mauludan mereka berbondong bondong datang ke tempat acara.
Keracunan massal di Kecamatan Nagrak Kabupaten Sukabumi ini mendapat perhatian dari sejumlah kalangan, salah satunya adalah H. Marwan Hamami Bupati Sukabumi yang langsung meresponnya dengan menjenguk para korban keracunan di RSUD Sekarwangi Cibadak pada Minggu malam. Ia perintahkan kepada para pejabat diwilayah untuk terus memantau penanganan para korban keracunan secara medis. Menurut Marwan semua korban telah terdata di rumah Sakit Sekarwangi Cibadak dan di Puskesmas Nagrak. Ia telah perintahkan Camat Nagrak dan Kepala Desa untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh korban keracunan.
( SISWADI HS /H. RAHMAT)


Komentar Via Facebook :