Masuk Mesjid Pakai Sepatu, Kades Buni Bakti di Kecam JOKER
Kades Buni Bakti Pakai Sepatu Masuk Mesjid Terekam Kamera
CYBER88.CO.ID | BEKASI - Disadari atau tidak, saat pelaksanaan kegiatan penyemprotan disinpektan untuk memberantas penyebaran virus covid-19, di mesjid jami Annur, yang berada di kampung Kerangkeng, Desa Buni Bakti Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat, kepala Desa, masuk ke dalam mesjid dalam dengan menggunakan sepatu, Jum,at (27/03/2020)
Prilaku Kades yang terkam oleh kamera dan berdurasi 03,05 menit itu, mendapat kecaman dari Herry JK, Sekjen DPP Jaringan Organisasi Keadilan Rakyat (JOKER), dan hal tersebut telah di beritakan pada media online.
Dilansir dari lensapotret.com Herry berkomentar.
"Intinya, kami mengecam keras atas prilaku kepala Desa, yang tanpa beretika masuk ke dalam mesjid menggunakan sepatu, dan hal itu tidak pantas dilakukan oleh seorang pemimpin, karena mesjid merupakan rumah ibadah. Lalu apa jadinya apabila seorang pemimpin tidak tau atau memahami tentang etika dan adab masuk ke dalam mesjid, katanya, Sabtu (28/03/2020).
Hendry menjelaskan bahwa, etika itu mempunyai banyak arti diantaranya seperti, watak, perasaan, sikap, prilaku, karakter, tata krama, tata susila, sopan santun, cara berpikir.
"Etika itu adalah ilmu tentang adat kebiasaan atau sebagai ilmu pengetahuan tentang asas-asas ahlak atau moral. Selain itu, etika juga merupakan ilmu tentang kesusilaan, yang menentukan bagaimana seharusnya manusia hidup dalam masyarakat mengenai apa yang baik dan apa yang buruk. Jadi, apabila seorang kepala Desa diduga tidak paham atau memang tidak tau tentang apa itu etika, masih pantaskah seseorang yang berprilaku seperti itu masih menjadi seorang pemimpin, lalu akan seperti apa jadinya masyarakatnya, cetusnya.
Herry menilai, bahwa prilaku kepala Desa tersebut, sangatlah tidak terpuji dan sudah melecehkan mesjid. Maka dari itu, Herry sangat mengutuk keras tindakan kepala Desa itu, karena Mesjid merupakan tempat suci bagi umat islam dan tempat bagi orang-orang yang di muliakan di muka bumi ini, sehingga perlu sekali adab dan beretika ketika seseorang masuk ke dalam mesjid. Selain itu, Mesjid juga merupakan simbol perjuangan orang Islam, jelasnya.
Bahkan, pemimpin dunia yang non-muslimpun, menghargai dan mengikuti adab serta etika masuk ke mesjid.
"Intinya, masuk ke mesjid dengan tidak membuka alas kaki, tidak di perbolehkan oleh aturan manapun, baik secara adat istiadat maupun aturan keagamaan, karena mesjid merupakan tempat yang sakral bagi umat islam untuk menghadap kepada sang pencipta. Jadi janganlah merendahkan tempat suci, pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Buni Bakti, Sidi Sumardi ketika di konfirmasi melalui pesan WatsApp, tidak memberikan jawaban. (Red)


Komentar Via Facebook :