Diduga Indikasi Penggelembungan Dana Rehabilitasi Gedung Sekolah SDN 027 di Kabupaten Indragiri Hulu
CYBER88 | INHU- Pembangunan Sekolah Dasar Negeri 027 (SDN 027) Sungai Beringin kecamatan Rengat kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau diduga kuat terjadi mark-up anggaran.
Dana pembangunan rehabilitasi gedung sekolah tahun anggaran 2020, yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan terdiri dari Rehabilitasi ruang Guru, pembangunan pustaka baru, serta rehab jamban/WC.
Menelan anggaran yang fantastis tetapi tidak sesuai dengan pembangunan, dimana lantai ruang guru tidak seluruhnya diganti melainkan disisipi/di partisi, sementara dana untuk kegiatan rehab ruang guru menelan anggaran Rp. 104.401.000 (seratus empat juta empat ratus satu ribu).
Begitu juga dengan pembangunan ruang pustaka baru yang menelan anggaran sebesar Rp. 166.302.000 (seratus enam puluh enam juta tiga ratus dua ribu), mulai dari cerocok (kayu pancang), besi hingga pondasi tidak sesuai dengan anggaran dan bisa dipastikan jauh dari kualitas dan kuantitas.
Sementara rehab jamban/WC dengan anggaran Rp. 15.418.000 (lima belas juta empat ratus delapan belas ribu) disulap dari bahan bangunan ruang pustaka dan atap sisa dari rehab ruang guru.
Iyan salah seorang pemborong juga sebagai penjaga sekolah membenarkan hal tersebut ketika dikonfirmasi Tim media CYBER88.
"Pembangunan perehapan ruang guru tersebut memakan dana cukup tinggi, benar saya yang mengerjakan mas, jadi saya tau bagian apa yang saya ganti, saya juga sudah sering memborong, namun dengan anggaran sebesar itu tidak lah wajar," tegasnya.
Ditempat terpisah, Asran selaku bendahara kegiatan saat dikonfirmasi merasa kebingungan. Asran menuturkan bahwa uang yang dikelola yang masuk dalam rekening hanya berkisar 80 juta.
"Saya kurang faham pak tentang seluruh perbelanjaan, karna dalam semua belanja saya tidak diikut sertakan, saya juga tidak bersedia untuk ditunjuk jadi bendahara, namun apa daya dan saya tetap akan menjalankannya," jelasnya.
Murtini, kepala sekolah SDN 027 Sungai Beringin ketika diwawancarai membenarkan bahwa kegiatan perehabilitasian gedung sekolah dikerjakan dengan Swakelola,
"tidak ada yang salah dalam pengerjaan semua sudah sesuai dengan aturan," jawabnya singkatnya.
Selasa, (09/02/21)


Komentar Via Facebook :