Kedatangan Bupati ke Kantor PT Duta Palma Nusantara hanya diterima setingkat Kepala Tata Usaha
Bupati Tegur PT. DPN, Parit Gajah Pemutus Akses Jalan Masyarakat Segera Ditimbun
Bupati Kuansing Berang di Kantor PT Duta Palma
CYBER88 | Kuansing - Bupati Kuansing Andi Putra SH. MH, berang hingga beri ultimatum tenggat waktu sampai malam hari ini kepada pihak PT Duta Palma Nusantara agar jalan umum masyarakat Kuansing yang di gali dan diputus itu segera di timbun kembali. Kamis, (02/09/21).
Kepada kru media CYBER88 melalui sambungan telepon selulernya Kamis (2/9/2021) malam.
"Iya, siang tadi saya datang ke kantor PT Duta Palma Nusantara, untuk menyampaikan supaya galian tanah pemutus jalan masyarakat Kuansing itu, dapat di timbun kembali," tegas Bupati Andi Putra.
Baca juga : Kembali Uji Nyali, PT Duta Palma Putus Akses Jalan ke Kebun Warga Sekitar
Turut serta mendampingi Bupati Andi Putra siang tadi Sekda Kuansing Agus Mandar Kasatpol PP Erdiansyah, S.Sos M.Si, Kapolsek Benai Kuansing IPTU Donald Jhonson Tambunan SH, plt. Kadis Perhubungan Marhumalah Pontas dan Pabung TNI Kuansing kodim 03/02 Inhu.

Kedatangan Andi Putra siang tadi hanya di terima oleh Kepala Tata usaha PT Duta Palma Muhammad Jais. Kepada Muhammad Jais, bupati memohon agar jalan umum masyarakat Kuansing di timbun kembali. Jangan ada lagi lobang galian, itu sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang melewati jalan tersebut, apalagi disaat situasi pandemi seperti sekarang ini.
"Besok kita lihat, kalau masih belum juga di timbun, kita akan ambil langkah terbaik untuk masyarakat," katanya.
Pada kesempatan itu juga, Bupati menghimbau kepada masyarakat Kuansing yang memiliki lahan di dalam HGU, atau di luar HGU yang berdampingan dengan PT Duta Palma untuk menahan diri, tetap tenang dan jangan berbuat anarkis, jangan sampai masyarakat berurusan dengan hukum," himbau Bupati Kuansing.
"Sebagaimana kita ketahui, konflik masyarakat Kuansing dengan PT Duta Palma sudah berlangsung lama. Sejak berdiri sekitar tahun 1987 atau 1988 keberadaan PT Duta Palma terus konflik dengan warga sekitar.
Segudang permasalahan perusahaan dengan masyarakat Kuansing masih menjadi pekerjaan rumah bagi pengambil kebijakan di daerah saat ini," tukas Bupati.


Komentar Via Facebook :