Arif sebut tidak ada giat ajar mengajar namun selalu terima murid tiap tahun
LSM GEMPUR Riau Sibak Indikasi Penyelewengan BOP di TPA /KB Child Kids 1
CYBER88 | Pekanbaru - Ada gedung sekolah namun tidak ada giat ajar mengajar terjadi di Paud TPA /KB child kids 1 di Jl. Esemka, Garuda Sakti Panam Pekanbaru. Dimana berpedoman data yang ada pada DPD LSM GEMPUR provinsi Riau dalam kurun waktu tiga (3) tahun anggaran 2020, 2021 dan 2022 lalu sekira Rp 43.746.920.000 (empat puluh tiga milyar tujuh ratus empat puluh enam juta sembilan ratus dua puluh ribu) alokasi dana bantuan BOP PAUD DAK Non FISIK yang masuk dari pemerintah pusat kepada kas daerah pemerintah kota pekanbaru untuk penyaluran pada 300 lebih satuan pendidikan PAUD dan pendidikan kesetaraan. Jumat, (03/03/23).
Dalam pengamatan kami diduga ada indikasi penyelewengan atau penyalahgunaan yang di salah satu pendidikan penerima dana BOP PAUD yaitu TPA /KB child kids 1 di Jl. Esemka.
"Dengan jumlah anggaran sekira Rp150 juta dalam kurun waktu tiga tahun (6 semester). Bagaimana Paud itu bisa tercantum sebagai penerima sementara aktivitas pembelajaran tidak dapat di lihat. Inilah yang membuat saya terkagum sekalian merinding, karena peserta didik di sekolah itu aktivitas ajar mengajar tidak berwujud seperti hal gaib.
Peristiwa ini menimbulkan tanda tanya besar pada kami bagaimana anggaran keuangan negara yang di alokasikan tujuannya untuk pendidikan namun penggunaannya tidak sesuai dengan juknis dari peraturan perundang-undangan yang mengaturnya," sebutnya.
Dengan pedoman data yang dimiliki, Arif yakin itu dapat di jadikan sebagai petunjuk oleh penegak hukum untuk mengungkapkan tabir ini.
Dalam pada itu, baik Kepala Sekolah Paud TPA /KB child kids 1 yang biasa dipanggil Ipit, Reni sebagai Kepala Bidang Paud di Dinas Pendidikan kota Pekanbaru hingga Sardius sebagai Kepala Seksi Paud Dinas Pendidikan kota Pekanbaru saat dihubungi via pesan WhatsApp pada Rabu, (01/03) sekira pukul 18.28 WIB hanya mampu membaca pesan namun enggan beri tanggapan hingga berita ini naik.


Komentar Via Facebook :