Sadis! Hendak Isi Uang di ATM, Perampok Tembak Satu Petugas

Sadis! Hendak Isi Uang di ATM, Perampok Tembak Satu Petugas

Salah satu petugas yang ditembak perampok di Atm Panin bank Jl. Tanjung Datuk, Pekanbaru (int/ist)

CYBER88 | Pekanbaru - Perampokan sadis dan berlagak koboi terjadi dikawasan padat penduduk. Perampokan yang bisa dikatakan nekat karena terjadi disaat orang sudah mulai beraktivitas.

Perampok sadis itu beraksi saat pengisian uang di ATM di Jalan Tanjung Datuk, Simpang 4 pasar 50 Kecamatan Limapuluh, Pekanbaru.

Perampokan petugas isi atm pada Minggu (5/3/2023) pagi dimana Pelaku diduga beraksi menggunakan senjata api (senpi). Pelaku sempat menembak satu orang petugas berinisial KI (33) yang hendak mengisi uang di ATM. 

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Riau, Kombes Asep Darmawan mengatakan, pelaku diduga empat orang. "Pelaku diduga berjumlah empat orang, yang menggunakan senjata api," kata Asep saat diwawancarai di Pekanbaru, Minggu. 

Pada saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kata dia, ditemukan sebuah selongsong peluru 9 milimeter, yang diduga dari penembakan yang dilakukan perampok. Asep mengaku, pihaknya bersama Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan tersebut.

"Sejauh kami kami masih melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku cepat ditangkap," pungkas Asep.

Asep menjelaskan, perampokan itu terjadi pada pukul 06.40 WIB. Awalnya, dua orang petugas yang hendak mengisi uang di ATM Panin Bank. "Saat itu dua orang petugas hendak mengisi uang di ATM Panin Bank. Mereka dikawal satu orang petugas sekuriti dari PT SGI (Sekuriti Garuda Indonesia)," sebut Asep. Lalu, datang empat orang pelaku, salah satunya menggunakan senpi dan langsung melakukan penembakan ke arah korban.

Namun, senpi pelaku macet sehingga pelurunya tidak keluar. Selanjutnya, pelaku mengambil satu koper yang berisi uang Rp 100 juta. "Petugas sudah berada di dalam ATM melakukan proses pengisian uang, sedangkan uang masih berada di luar yang dijaga petugas sekuriti. Kemudian, pelaku mengambil satu buah koper berisi uang Rp 100 juta," kata Asep. Pada saat kedua petugas keluar dari ATM, pelaku langsung menembak salah satu korban. Korban mengalami luka tembak di bagian perut.

"Korban ditembak satu kali yang mengenai bagian perut. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit," sebut Asep. Pada saat dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), kata dia, ditemukan sebuah selongsong peluru 9 milimeter, yang diduga dari penembakan yang dilakukan perampok.

Asep mengaku, pihaknya bersama Polresta Pekanbaru masih melakukan penyelidikan terhadap kasus perampokan tersebut. "Sejauh kami kami masih melakukan penyelidikan. Mudah-mudahan pelaku cepat ditangkap," pungkas Asep.**

Komentar Via Facebook :