Pagar Nusa Serang dan Banten Kecam Penayangan Trans7 sebut Hina Kyai dan Pesantren

Pagar Nusa Serang dan Banten Kecam Penayangan Trans7 sebut Hina Kyai dan Pesantren

CYBER88 | Serang –Segenap pendekar Pagar Nusa Kabupaten Serang dan Banten menyampaikan kecaman keras terhadap tayangan di Trans7 yang dinilai telah membangun narasi menyesatkan dan menghina kyai, santri, serta pesantren.

Dalam pernyataannya, Pagar Nusa menilai bahwa apa yang ditayangkan bukan merupakan produk jurnalistik yang beretika, melainkan bentuk pelecehan terhadap adab, moral, dan kearifan lokal bangsa Indonesia.

“Narasi yang disampaikan jelas bukan karya jurnalistik, melainkan hinaan terhadap kyai, santri, dan pesantren. Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi kebodohan moral Trans7,” tegas Muhibi, Ketua Pagar Nusa Kabupaten Serang dalam pernyataannya, Jumat (17/10).

Pagar Nusa menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dan sejarah panjang dalam perjuangan kemerdekaan dan pendidikan bangsa. Oleh karena itu, tindakan yang dianggap melecehkan nilai dan kehormatan pesantren tidak bisa ditoleransi.

“Pesantren, santri, dan para kyai adalah pilar utama dalam mencerdaskan bangsa. Melecehkan mereka berarti melecehkan sejarah dan jati diri Indonesia,” lanjutnya.

Atas dasar itu, Pagar Nusa Kabupaten Serang dan Banten menuntut beberapa hal kepada pihak Trans7, antara lain:
-Permohonan maaf terbuka melalui seluruh media resmi Trans7.
-Pemulihan nama baik pesantren, santri, dan kyai yang telah dilecehkan.
-Owner Trans7 wajib sowan langsung kepada kyai yang bersangkutan, bukan hanya mengutus perwakilan manajemen.

Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Pagar Nusa menyatakan siap melakukan aksi boikot dan menuntut pencabutan izin operasional Trans7 secara permanen.

Aksi damai akan digelar di depan kantor Trans7 Jakarta pada Jumat, 17 Oktober 2025, sebagai bentuk penegasan sikap dan solidaritas seluruh pendekar serta santri se-Indonesia.
 

Komentar Via Facebook :