Pasar Cipeundeuy Semakin Memanas, Para Pedagang Melalui Petisi Tetap Menolak Pemasangan Gateway Parking
CYBER88 | Bandung Barat - Setiap Kebijakan yang diambil pemerintah tentu menuai pro dan kontra apalagi bila kebijakan tersebut tidak melalui proses tahapan yang betul-betul matang dan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan.
Para pedagang mengakui bahwa selama ini tidak pernah diajak musyawarah atau sosialisasi oleh pihak Pemdes terkait revitalisasi pengelolaan parkir, selain surat pemberitahuan akan dipasangnya gateway parking pada tanggal 26 pebruari 2026.
Salah seorang tokoh Pelindung Pedagang Pasar Cipeundeuy (P4C) angkat bicara setelah adanya berita klarifikasi disalah satu media online bahwa selama ini sosialisasi dilakukan pihak pemdes melalui tahapan beberapa bulan dan melibatkan para pedagang adalah hoax, katanya.
Selama ini kami tidak pernah di ajak musyawarah terkait program tersebut apalagi sosialisasi secara door to door kecuali mendapat surat pemberitahuan untuk pemasangan Gateway parking tersebut, imbuhnya.
Dan baru ada surat undangan musyawarah pada hari ini 03 maret 2026 untuk tanggal 04 maret 2026 di GOR Desa Cipeundeuy, itupun setelah viral Ketika ada pemberitaan dari media cyber88, ungkapnya.
Tentunya kami para pedagang yang tergabung dalam P4C sangat kecewa dengan pernyataan dari pihak Pemdes dan pengelola juga media yang telah memuat berita klarifikasi tanpa investigasi di lapangan, cetusnya dengan nada tinggi.
Seharusnya kalau memang ada sosialisasi dari awal kita juga dilibatkan sebagai warga yang paling terkena dampak ekonomi karena PADes yang kita sumbangkan juga besar dan perputaran ekonomi di Desa Cipeundeuy semakin hidup, katanya.
Intinya kita mohon kebijakan ini dipertimbangkan kembali, bukan kita menolak kebijakan yang ada demi kebaikan bersama apalagi di bulan ramadhan ini seharusnya omset penjualan kita ada peningkatan tidak seperti sekarang omset penjualan kami turun drastis.
Saat ini kami sudah mengumpulkan sekitar 98% tanda tangan dari para pedagang untuk menolak revitalisasi pengelolaan parkir tersebut, sebelum ada kajian dan sosialisasi yang benar-benar akurat dari pihak pengelola,
Mohon diingat, kami sudah bertahun-tahun membantu perekonomian di Desa Cipeundeuy
dan perputaran ekonomi juga kami rasa paling besar di pasar ini, masa sekarang usaha kita mau dimatikan, pungkasnya.
Dia juga mempertanyakan PADes dari pasar digunakan untuk apa karena selama periode Kades sekarang tidak ada keterbukaan dan kejelasan kepada masyarakat.
Semoga dengan adanya aspirasi dari masyarakat ini bisa menjadi bahan pertimbangan dan mendapatkan solusi terbaik bagi kepentingan bersama. (Yus')


Komentar Via Facebook :