Proyek Pengadaan Bibit Distankan Inhu Diduga Fiktif
CYBER88 | INHU- Dua item yakni proyek pengadaan bantuan sarana produksi cabai besar dan bantuan sarana produksi bawang merah didua desa yaitu desa Rantau Mapesai kecamatan Rengat dan kelurahan Pematang Reba kecamatan Rengat Barat yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun 2019 melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diduga fiktif.
"Paket pekerjaan yang bersumber dari dana APBN 2019 tersebut dengan nilai
Rp.180.000.00 untuk pengadaan bantuan sarana produksi bawang merah yang dikerjakan oleh CV. Cahaya Bintang Karimun yang beralamat di jalan A.Yani Rt/002 Rw/001 kelurahan Sungai Lakam Timur kecamatan Karimun kepulauan Riau (Kepri) juga untuk pengadaan bantuan sarana produksi cabai besar yang dikerjakan oleh CV. Anugrah Indragiri yang beralamat dijalan aski aris Rt/005 Rw/002 sekip hulu Rengat dengan nilai anggaran Rp. 240.000.00 terkesan menyisahkan masalah.
"Hal ini diperkuat dari hasil konfirmasi kepada ketua kelompok tani (KKT) berkah bersaudara yang ditujukan oleh dinas peternakan dan perikanan. Saya tidak terima atas nama kelompok tani kami diperjual belikan untuk kepentingan sendiri," kata M.Rosadi dengan nada tinggi.
Ditambahkannya, "Sudah lima tahun ini kelompok tani (KT) kami tidak ada menerima bantuan dalam bentuk apapun dari dinas pertanian, baik itu dari APBD maupun APBN jelasnya. kami pernah mengajukan profosal ke distankan berupa bibit timun, pare dan juga terong namun ditolak dan hari ini saya sangat terkejut mendengar bahwasanya ada bantuan berupa bibit cabai besar dan bawang, jika bantuan itu ada, siapa yang bertanda tangan saya tidak terima jika KT kami hanya diatasnamakan, tolong kita sama sama mengawal permasalahan ini," ucapnya kesal. Sabtu (20/02/21)
Menindaklanjuti berita ini, ketika Cyber88.co.id mencari jejak dan tempat kantor kedua CV tersebut namun ternyata alamatnya alamat fiktif.
Kepala dinas peternakan dan perikanan (Distankan) kabupaten Inhu Paino S.P ketika dikonfirmasi dari media selulernya enggan memberi jawaban dan membalas dengan simgkat "saya masih sibuk, dan saat ini saya masih di pekan baru," jawaban via WhatsApp.


Komentar Via Facebook :