Ustadz D Krarifikasi Pemberitaan Miring Terkait Dirinya, Keluargaanya Diduga Ancam Wartawan
CYBER88 | Kaur, Bengkulu -- Terkait pemberitaan Cyber88.co.id yang memuat adanya dugaan tuduhan seoraang Kyai pada anak siswi SMK melalui pesan WhatsApp, Ustadz D menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan kesalahpahaman semata. Katanya, dalam isi chat itu niatnya baik pada anak didiknya.
Hal tersebut diungkapkan Ustadz D dalam rilis yang diterima awak media Cyber88 melalui pihak yang mengaku sebagai seorang Jurnalis, Jum’at (19/1/2024) dan meminta rilis berjudul “Terkait Pemberitaan Miring Oknum Kyai Dikaur Itu Tidak Benar Ini Kebenarannya” ditayangkan di Cyber88.co.id.
Dalam rilis tersebut, menurut Ustadz D, pemberitaan yang dimuat Cyber88.co.id yang bersumber dari kutipan isi chat antara dia dengan Dw isinya kurang lengkap. Terkait adanya informasi bahwa Dw suka keluar rumah kata Ustadz D, didapatkan dari santrinya dan Ustadz D pun menceritakan kronologinya.
Ustadz D menyebutkan, dirinya punya santri perempuan yang akan melaksanakan praktek ke wilayah bintuhan dan membantunya untuk mencari kontrakan di wilayah tempat praktek.
“Saat mengantatkan santri kami ke tempat kosan baru yang sudah dipesan sebelum tiba tiba kami melihat adanya Dw yang imhim ngekos bareng dengan santri kami,” Sebut Ustadz D dalam rilis tersebut.
Menurut Ustadz D, pada saat hari pertama, secara mendadak Dw dan santrinya mengatakan tidak mau lagi ngekos tempat ini.
Disitu pemilik kos menghujat saya dengan istri saya, dan kami hanya menahan sabar saja, sehingga kami mengikuti kedua anak ini untuk pindah di jalan dua jalur padang kempas, padahal kosan yang baru pindah di wilayah pasar baru
Terpaksa tempat praktek juga ikut pindah wilayah padang kempas, ternyata pada saat mengekos di padang kempas, santri kami tidak sanggup ngekos bersama Dw karena saat malam hari santri kami sering sendri dikosan karena Dw sering tidak ada, sehingga santri kami memutuskan untuk kembali ke pondok cahaya batin dan praktek pulang pergi dari cahaya batin menuju padang kempas, “ Beber Ustadz D.
Dengan adanya kejadian itu saya ingin menggali lanjut terhadap informasi sebenarnya, mulai kami sms dengan salam, dan kami nawari ngajak makan di bintuhan kepada Dw. Itupun setiap bepergian bersama istri saya dan kami selalu diskusi dalam menyikapi ini, bercanda ringan pun sama anak anak itu biasa tidak ada lebihnya seperti orang tua ke anak, sms itu pun yang diperlihatkan dengan wartawan itu tidak lengkap karena sudah dihapus,” Jelas D
Oleh karenya, Ustadz D sangat menyayangkan pada orang tua Dw tidak koordinasi sama dia.
“Mestinya kemarin orang tua anaknya itu koordinasi dengan kami langsung ke sini karena kami ingin membantu anak santri kami beserta Dw sekaligus kenalan santri kami tersebut, kalau adanya koordinasi yang baik kita bisa jelaskan kronologi sebenarnya,”Pungkas D.
Sebelumnya, Jum’at (19/1) awak media Cyber88 Bengkulu memenuhi permintaan pihak Ustadz D untuk mengklarifikasi berita yang dimuat Cyber88.co.id di rumah Kades Desa Cahaya Batin.
Awalnya, Ustadz D datang sendirian. Disaat awak media mau menanggapi klarifikasi, Ustadz D sebagai hak jawab selang beberapa waktu banyak anggota keluarganya yang berdatangan.
Keluarga Ustadz D itu pun langsung mengeluarkan umpatan umpatan kalimat yang tak sepantasnya. Bahkan ada kalimat yang bernadakan ancaman pada awak media Cyber88.co.id.
Mereka pun memaksa menayangkan pemberitaan yang menyatakan bahwa apa yang dimuat Media Cyber88 sebelumnya merupakan informasi ketidakbenaran.
Meyikapi hal ini, Uden Caraka, Dewan Redaksi Media Cyber88 sangat menyayagkan dengan prilaku yang diperbuat oleh keluarga Ustadz D yang mungkin saja berasal dari kalangan orang orang yang taat beragama.
“Seharusnya mereka menjaga etika terhadap orang lain. Terlebih Jurnalis yang dilindungi dengan UU 40 tahun 1999 tentang Pesr sedang malaksanakan tugasnya yakni menerima “Hak Jawab”. Tandasnya.
Menurutnya, Keterangang yang disampaikan oleh orang yang diberitakan itu sifatnya bebas meskipun melakukan bantahan terntang semua isi berita. Akan tetapi Publik lah yang akan menilai karena apa yang ada di isi Chat WhatsApp penuh dengan tafsiran tafsiran.
“Terlebih, Pihak Dw dan keluarganya merasa tak terima dengan isi chat yang dilontarkan oleh Ustadz D yang terindikasi tudingan miring sehingga mereka mengadukannya ke Kemenag Kabupaten Kaur,” Katanya.
Untuk itu, salah satu Pendiri Cyber88 ini pun meminta pada Jurnalis Bengkulu jangan merasa takut kalua memang ada nada ancaman dari keluarga Ustadz D. Sebab sebagai warga negara, semuanya sama di mata hukum
“Bila memang adanya ancaman, laporkan saja pada pihak kepolisian,” Cetusnya. (RIko)


Komentar Via Facebook :