Memalukan!!! Mantan Sekretaris DPRD Kaur, Punya Hutang yang Disinyalir Untuk Kepentingan Anggota Dewan Hingga Kini Belum Dibayar
CYBER88 | Kaur, Bengkulu – Hal yang sangat memalukan terjadi di Tubuh DPRD Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu yang tentunya sangat mencoreng wajah Bumi Setungguan. Oknum ASN yang menjabat sebagai mantan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan), memiliki hutang sampai puluhan juta dan hingga kini belum dibayar. Gilanya lagi, pinjamman yang diambil oleh oknum ASN berinisial U itu berbunga sangat tinggi mencapai 50 % dari jumlah pinjaman.
Praktik hutang‐piutang di tubuh Sekretariat DPRD kabupaten Kaur ini, disinyalir terjadi sejak tahun 2024 yang berawal dari penggalangan dana dalam rangka untuk keperluan pelantikan bupati, yang ķala itu Pelantikanya di Jakarta. Bahkan ada dugaan setiap ada kegiatan, baik itu studi banding (stuba) maupun konsultasi, para anggota DPRD kaur terindikasi mengandalkan rentenir untuk urusan keuangan.
Padahal, Pemerintah Daerah telah meganggarkan untuk kebutuhan baik belanja pegawai maupun belanja operasional bagi kepentingan sekretariat maupun anggota DPRD pada setiap tahunnya.
Hal tersebut terungkap setelah TR (pemberi pinjaman) mengungkapkan hal ini pada Cyber88.co.id Bengkulu lantaran merasa kesal uang yang dipinjamkannya hingga kini belum dibayar sesuai dengan kesepakatan.
Menurut keterangan TR, sembari memperlihatkan bukti transaksi pinjaman, dirinya telah menyerahkan uang pada oknum mantan Sekwan itu sebesar Rp.Rp..10 juta dari tanggal 10 Maret hingga 11 April 2025 dengan kesepakatan pengembalian sebesar Rp.15 Juta.
Tak hanya pada TR, oknum mantan sekwan itu juga berutang pada HF sebesar Rp.25 juta dari tanggal 1 maret hingga 10 April 2025 dengan jumlah pengembalian sebesar Rp.38 juta.
Oleh karenanya, para pemberi hutan itu berharap segera mendapat pengembalian uang yang dipinjamkannya itu sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pada Sabtu (14/6/2025) Mantan Sekwan inisial U itu seolah tak menggubrisnya.
Sementara, Sekwan yang menggantikan posisi U, saat dikonfirmasi via WhatsApp, mengaku kalau mantan sekwan inisial U, pernah mengkoordinasikan hal itu padanya di kantor.
Namun, entah karena awak media melakukan konfirmasi pada oknum mantan sekwan itu, kabar terkini, TR telah menerima pembayaran hutang sebesar Rp.15 juta. [riko]


Komentar Via Facebook :