Abaikan Ekosistim dan Lingkungan, LSM DASHAT Sorot Pembangunan PLTU Sumsel I

Abaikan Ekosistim dan Lingkungan, LSM DASHAT Sorot Pembangunan PLTU Sumsel I

CYBER88 | MUARA ENIM - Keberadaan  proyek  PLTU Sumsel I di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim menjadi sorotan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda Hambang Solidaritas Tinggi (DASHAT) karena berdampak pada ekosistem dan lingkungan flora dan satwa.

Hal ini di ungkapkan Ketua LSM DASHAT, Prince Ardo dengan adanya pembangunan proyek PLTU Sumsel I di Desa Tanjung Menang, sangat berdampak pada kelangsungan ekosistem dan kehidupan flora dan satwa yang berada di hutan yang telah di alih fungsikan menjadi proyek pembangunan PLTU.

LSM DASHAT yang sangat peduli dan aktif dalam menyuarakan tentang hutan dan lingkungan menharapkan agar pihak perusahaan dapat membantu sebagai bentuk tanggung jawab sosial terhadap Lingkungan  sekitar perusahaan Pembangunan proyek PLTU Sumsel I, mengharapkan agar melibatkan masyarakat dan membangun lahan Konservasi untuk flora dan fauna agar terjaga kelestarian juga ekosistem untuk menuju mewujudkan Go Green, sesuai dengan Pedoman keterlibatan  masyarakat dalam proses analisis dampak lingkungan di atur dalam peraturan  menteri Lingkungan Hidup NOMOR 17/2012.

"Habitat yang berada di hutan tersebut terdapat hewan langka seperti Harimau, Beruang, Trenggiling, Landak dan beberapa satwa langka lainnya yang akan punah karena habitatnya terusik karena imbasnya  proyek pembangunan PLTU, Sumsel I," jelas Prince sapaan akrab kepada Awak Media.

Kami dan masyrakat masyarakat sudah melakukan komunikasi dengan pihak PT. SGLPI/SDEPSI agar pihak perusahan perduli terhadap lingkungan dan turut serta melakukan pelestarian hutan juga menjaga kelangsungan kehidupan satwa langka dan mencadangkan pembangunan lahan konservasi.

"Perusahaan sudah  kita koordinasikan bahkan sudah dua kali kami melayangkan surat untuk dapat berkordinasi namun sampai saat ini belum ada jawaban dan tanggapan," ungkap Ardo.

Humas Perusaahan Basron saat di hubungi untuk konfirmasi oleh awak media melalui telepon seluler juga pesan singkat melalui WhatApp samapi berita ini di rilis belum ada tanggapan dan jawaban. (red/yus)

Komentar Via Facebook :