Dituding Tak Tepat Sasaran Salurkan RTLH Tahun 2022, Ini Jawaban Kades Ulak Lebar
CYBER88 | Kaur -- Desa Ulak Lebar Kecamatan muarasaung Kabupaten Kaur Bengkulu, tahun 2022 mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Namun sayangnya, jumlah yang didapat, tak sebanding dengan jumlah masyarakat yang memiliki rumah tak layak huni.
Jonsi, Kepala Desa Ulak Lebar mengatakan, jumlah warga yang memiliki rumah tidak layak huni di desanya masih banyak.
“Oleh karenanya, kami berharap kedepannya agar Pemerintahan Daerah dan Pusat untuk tahun 2023 dapat memberikan bantuan kembali pada warga Desa Ulak Lebar,” Harap Jonsi saat ditemui dikediamannya Sabtu (13/8/2022).
Meski demikian, Jonsi mengucapkan terimakasih pada pihak terkait atas bantuan pada warga desanya.
Hal sama disampaikan salah satu penerima bantuan bedah rumah tidak layak huni yang mengatakan bahwa memang di Desa Ulak Lebar masih banyak yang belum mendapatkan bantuan yang mestinya sangat layak untuk dibantu.
Sementara, M, salah satu warga mengungkapkan bahwa penerima bantuan bedah RTLH di desa ini ada yang tidak pantas mendapatkannya. Karena, menurut dia, sudah tidak termasuk dalam kriteria sebagai penerima bantuan.
Ia mencontohkan, diantara penerima bantuan ada yang telah memiliki rumah permanen serta memiliki ekonomi yang katakanlah mampu.
S, satu warga desa Ulak lebar yang dikatagotikan layak mendapatkan bantuan tetapi tidak mendapatkan bantuan mengaku kecewa pada pemerintahan desa Ulak Lebar karena menurut dia data pengajuan atas namanya diduga sengaja di singkirkan, sehingga dirinya tidak mendapatkan bantuan rumah layak huni.
Saya benar - benar kecewa pada Pemerintahan Desa Ulak Lebar karena untuk bantuan rumah layak huni tahun 2022 diduga tidak tepat sasaran,” Cetusnya saat ditemui Cyber88.co.id.
Begitu juga disampaikan H, yang menurutnya beberapa tahun ini dirinya selalu didata dan dimintai persyaratan guna pengajuan sebagai penerima bantuan rumah tidak layak huni.
Menurutnya dangat Ironis lantaran bantuan itu malah didapatkan oleh warga yang menurutnya sudah memiliki usaha dan rumah bertingkat.
Menanggapi keluhan warga Desa Ulak Lebar, dikonformasi melalui WhatsApp, Kepala Desa mengatakan akan memberi tanggapan langsung pada masyarakat yang merasa kecewa kerena belum mendapat bantuan.
“Sebaiknya aku memberikan tanggapan secara langsung kepada yang bersangkutan. Silahkan ajak datang ke rumahku atau ke balai desa biar aku jelaskan secara detil,” Tulisnya.
Menurut Jonsi, hal ini adalah suatu yang wajar jika ada yang belum faham untuk minta pemahaman dan penjelasan. Tapi sambung dia semua yang menerima bantuan sudah masuk kriterianya
“Akan tetapi karena Kuotanya yang kita terima cuman 97 sementara rumah yang ada di Ulak Lebar ini yang masih katagori tidak layak huni ada sebanyak 193 unit. Artinya untuk tahap yang berikutnya bisa saja mereka yg menjadi sasaran program, “ Jelasnya
“Kalau bicara tentang layak atau tidaknya mereka yang melapor itu memang sangat layak, “Ujar kepala desa dalam tulisan yang tertulis didinding WhatsApp. (Riko)


Komentar Via Facebook :