Dinilai Kurang Bermanfaat, Pembangunan JSP di Desa Pagar Alam Disoal Anggota BPD dan Warga
CYBER88 | Kaur -- Pembangunan Jalan Sentral Pertanian (JSP) yang tengah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Pagar Alam Kecamatan Padang Guci Hulu dinilai kurang transparan. Pasalnya, pekerjaan yang sudah dua hari berjalan, tidak melibatkan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) secara keseluruhan.
Hal tersebut disampaikan oleh Ripuanadi, anggota BPD Desa Pagar Alam pada Cyber88.co.id Melalui telepon, Jum'at (27/5/2022).
Ia menyebut, pada saat awal pekerjaan, hanya melibatkan Ketua BPD saja. Sedangkan keempat anggota BPD lainnya tidak dilibatkan.
Ripuanadi pun menilai, penggunaan Dana Desa untuk pembanguan jalan tersebut kurang bermanfaat lantaran hanya digunakan beberapa warga saja dan katanya, warga juga tidak setuju adanya pembangunan JSP tersebut.
“Lebar jalan yang dibangun 6 meter dengan panjang 600 meter, pengerjaanya sudah dua hari tetapi setelah itu baru dilakukan titik nol, seharunya titik nol dilakukan sebelum pekerjaan dilakasanakan,” kata Ripuanadi.
Kades Pagar Alam Irmin, saat dikonfirmasi melalui telepon menyampaikan bahwa kegiatan tersebut atas dasar persetujuan BPD dan bisa dibuktikan pada berita acara yang ditandatangani bersama.
Tak hanya anggota BPD yang menyoal pembangunan JSP tersebut. Salah satu warga pun ikut berkomentar. Mereka menduga, pekerjaan yang didanai olen anggaran untuk Ketahanan Pangan yang nilainya 20% dari Dana Desa (DD) tahun 2022, dilaksanakan tidak transparan.
Menurutnya, hal ini dibuktikan dengan tidak ada atau tidak dipasangnya papan informasi proyek dan adanya salah satu anggota BPD yang mengkritisi kebijakan Pemerintah Desa.
Sementara, hingga artikel ini ditayangkan, pendamping Desa belum ada yang bisa dihubungi. (Riko).


Komentar Via Facebook :